Geni Jora

Buku ini berkisah tentang gadis yang bernama Kejora dan biasa dipanggil Jora. Penulisnya Abidah Elkhalieqy,pemenang lomba novel DKJ tahun 2003. Setting tempatnya di Jawa Timur,Maroko,Yordania dan Damaskus(Suriah).

Jora lahir dari ayah keturunan Pakistan dan ibu asli Indonesia tepatnya Jawa Timur. SD Kejora dihabiskan di sekolah umum. SMP sampai SMA dihabiskan di sebuah pesantren modern di Jawa Timur. Bagaimana dia menceritakan teman teman sekamarnya sholat sambil lirik kiri kanan. Senggol kiri kanan bahkan kadang sambil tertawa ngikik.Bahkan aroma kentut bau sudah menyebar kemana mana tetap tak ada yang mau ngaku.

Di pesantren Jora memiliki teman akrab bernama Elya Huraibi. Suatu ketika menjelang hari kelulusan,Elya akan dijodohkan dengan anak pemilik pesantren yang bernama Zaky Hedouri. Tapi Elya tidak berminat,dia malah menyuruh Jora untuk menjadi calon istri Zaky.

Selepas lulus pesantren,Jora sempat setahun kuliah di Yogjakarta. Tapi karena mendapat beasiswa untuk kuliah di Maroko,akhirnya kuliah di Yogjakarta tidak selesai.

Suatu ketika,Jora mendapat undangan menghadiri seminar di Universitas Alqarawiyyin. Dan Zaky menjadi pembicara di acara seminar itu.Zaky lebih dulu kuliah di Maroko dibanding Jora. Selepas acara seminar itu,mereka berdua jalan jalan ke Ville Novelle. Nama lain Ville Novelle adalah New Town. Sebuah kota bernuansa Perancis moderen,yang memiliki jalan jalan lebar yang terbentang bagaikan bintang berserakan.

Dilain waktu mereka berdua pernah mengunjungi goa Ashabul Kahfi di Yordania.Goa yang sangat terkenal,karena tercatat di Al Qur’an surat ke 18. Kisah tentang tujuh pemuda yang bersembunyi selama 309tahun di dalam goa. Goa ashabul kahfi tepatnya berada di Abu Alanda,sebelah timur kota Amman(Yordania).

Menurut literatur,situs bersejarah ini dikenal dengan nama Ar Raqim,bermakna batu bersurat. Masuk di lokasi ini,tidak ditarik bayaran. Khusus untuk kaum hawa,penjaga situs memberikan baju gamis panjang yang menutupi seluruh badan.

Singkat cerita,Jora dikhitbah oleh Zaky ketika mereka berdua sedang liburan ke Indonesia(pulang kampung). Alasannya sepele,Zaky cemburu dengan Asav teman kuliah Jora. Zaky tidak ingin Jora dimiliki oleh siapapun,ia ingin cepat cepat menikah dengan Jora. Sosok Asav adalah pemuda Yahudi muslim yang sering menjadi tempat curhat Jora. Tapi karena Zaky sudah terlanjur mengkhitbah Jora,akhirnya Asav mundur perlahan.

Ketika acara khitbah di Jawa Timur,Zaky berkenalan dengan Lola(kakak kandung Jora). Lola jauh lebih cantik dibanding Jora,karena itulah Jora sangat cemburu. Sampai akhirnya Lola berkata,”kamu dikit dikit marah,dikit dikit cemburu. Kapan dewasanya Dek Jora?” “Tapi aku takut Kak Lola,sifat playboynya Zaky kambuh lagi.”Jora terlihat cemas. “Kalo kamu lihat Kak Lola sering ngobrol dengan Zaky,itu karena akan ada acara seminar di Yogjakarta tempat kakakmu kuliah. Dan Zaky aku undang sebagai pembicaranya.”

Pada akhirnya Zaky dan Jora menikah,walaupun saat itu Jora belum lulus kuliah. Kuliah Jora masih dua tahun lagi,bahkan mungkin enam tahun lagi jika melanjutkan ke jenjang doktoral. Sebenarnya Jora tidak ingin cepat cepat menikah,dia masih ingin bebas merdeka meraih impian. Tapi saat itu,Jora memandangi cincin bermata zamrud di jari manisnya. Cincin pemberian Zaky ketika mereka berdua liburan ke Yogjakarta. Pada akhirnya Jora menyerah pada takdir Tuhan. Karena rencana Tuhan adalah yang terbaik. Barangkali Zaky memang jodohku yang dipilihkan Tuhan(tulisan Jora di buku hariannya sebelum tidur).

4 pemikiran pada “Geni Jora

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s