Cerita Tentang Mimpi di Malam Itu

Aku masih terbaring di sini, di ruang Cempaka sebuah rumah sakit swasta di Jakarta. Diagnosa dokter Blight Ovum. Mungkin orang awam menyebutnya aku harus dikuret. Sudah sejak 2minggu yang lalu keluar darah terus seperti mens. Tapi tak kupedulikan, aku anggap itu menstruasi biasa. Tapi betapa kagetnya ketika beli tespack hasilnya positif. Oke, ini sesuatu yang membingungkan, lagi hamil tapi mens.

 

Beberapa hari sebelum dikuret aku mimpi. Berjalan bersama Jasmine(anakku) di sebuah taman yang indah. Pokoknya saking bagusnya itu taman, mungkin bisa dibilang seperti taman firdaus di surga. Aku berjalan di taman itu bergandengan tangan dengan Jasmine. Kami berdua tampak bahagia. Aku sangat sangat menikmati situasi saat itu. Dikelilingi bunga bunga yang cantik. Tiba tiba Jasmine menghentikan langkahku,”Mama tunggu, itu ada anak kecil di belakang Mama.” Aku langsung menengok ke belakang. Ada anak lelaki kecil ganteng berkulit putih. Usianya kira kira 1 atau 2 tahun. Kuperhatikan wajahnya. Tapi aku tak mengenal anak itu.

 

Lalu di dalam mimpi itu aku berkata seperti ini kepada Jasmine. “Mama ga kenal anak itu. Ayo,kita duluan aja.” Lalu aku cuek saja berlalu dari anak itu. Agak menyesal, coba di dalam mimpi itu aku menggendong si anak ganteng itu. Mungkin ga akan ada proses kuret yang menyakitkan dan menyebalkan. Yah sudahlah,bersyukur saja,apa yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT itu adalah yang terbaik buatku. Hai,bocah kecil ganteng yang pernah hadir dalam mimpiku,suatu saat kita pasti bertemu lagi. Nanti ketika pertemuan itu terjadi, aku akan memelukmu erat. Pelukan yang sangat erat seolah olah kita takkan pernah terpisah lagi.(forsomeoneinheaven)…………

Iklan