Sagitarius

Tanggal berapa sekarang?3 Desember 2021.Yang lahir di bulan Desember sebagian besar berzodiak Sagitarius. Zodiak sagitarius biasanya orang yang lahir antara tanggal 22 November-21 Desember. Sagitarius memiliki lambang pemanah dan berelemen api. Sagitarius punya kemampuan membuat hal paling membosankan menjadi hal yang paling menyenangkan.

Sisi kepribadian yang hangat membuat orang lain merasa nyaman saat di dekatnya. Sagitarius kadang keras kepala. Keras kepala sekaligus dermawan. Artis yang berzodiak Sagitarius antara lain Dude Herlino,Natasha Wilona,Giorgino Abraham,Sheryl Sheinafia dan yang terakhir dan sedang hits almarhum Vanessa Angel. Kenapa ada artis yang namanya Dude?karena dia lahir tanggal 2 Desember. Jadi Dude singkatan dari Dua Desember.

Salah satu keponakan saya berzodiak Sagitarius,inisialnya M. Umur 13 tahun M menjadi anak yatim karena ayahnya meninggal sakit jantung. Enam tahun kemudian ketika ibunya menikah lagi dia tidak setuju. Pada akhirnya kakak saya yang janda itu tetap menikah. Lalu apa yang terjadi dengan M?dia kabur dari rumah. Dengan berbekal ijazah SMA dia bisa survive hidup di atas kakinya sendiri. Ibunya sempat mencarinya,tapi dia bilang ga mau pulang. Dia bilang doakan saja supaya anakmu jadi orang sukses. Saya tidak terlalu khawatir dengan M. Dibalik sifatnya yang keras kepala dia sangat kuat. Mentalnya berani dan pandai membawa diri. Yang terpenting dia tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu.

September

Ada apa di bulan September 2021? Saiful Jamil sudah keluar dari penjara. Dan disambut bak pahlawan. Banyak yang protes karena dianggap melukai hati keluarga korban. Kasus pencabulan yang menempel di Bang Ipul seolah dimaafkan masyarakat karena rating acara Bang Ipul cukup lumayan di salah satu stasiun teve. Begitulah televisi Indonesia, tidak peduli yang ditampilkan malaikat atau iblis yang penting rating tinggi.

Lalu soal kebakaran di Lapas Tangerang? Miris karena yang meninggal 41orang. Mayatnya terbakar seperti ayam panggang. Kejadiannya di blok C sekitar pukul dua pagi. Diduga karena korsleting arus listrik. Mungkin kalau di luar negeri Menkumham sudah dipecat atau mengundurkan diri dengan sukarela. Tapi di Indonesia? Oh, tentu tidak. Over kapasitas sudah menjadi hal biasa di Lapas Indonesia. Lapas Tangerang seharusnya satu kamar diisi dua orang tapi kenyataan yang terjadi diisi delapan belas orang. Alfatihah untuk para korban. Saya tidak peduli yang meninggal penjahat atau bukan. Tugas manusia adalah memanusiakan manusia.

Lalu apa yang terjadi di Afganistan? Taliban sudah membentuk kabinet, terdiri dari 33orang. Dan semuanya laki-laki. Perdana Menteri dijabat oleh Mohammad Hasan Akhund dan wakil Perdana Menteri oleh Abdul Ghani Baradar. Seperti kata Agustinus Wibowo, harga sebuah nyawa di Afganistan sangat murah. Saking banyaknya bom disana membunuh warga sipil. Mungkin seminggu bisa terjadi dua kali serangan bom. Semoga saja Taliban yang sekarang lebih humanis. Menghargai nyawa manusia, menghargai kaum perempuan.

Gres dan Apri

Siang itu saya nonton Indosiar sambil deg degan. Ada final bulutangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia melawan China. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melawan Chen Qingchen dan Jia Yifan.Saya percaya Apri yang lahir tanggal 29 April 1998 akan tampil all out demi emas pertamanya. Dan saya juga percaya Greysia Polii yang lahir tanggal 11 Agustus 1987 akan membimbing Apri di lapangan dengan baik. Set pertama berlangsung seru dengan angka 21-19 untuk Indonesia. Set kedua lebih seru lagi dengan angka 21-15. Ketika kok yang dikembalikan Chen Qingchen bergulir ke sebelah kiri Apriyani Rahayu, lalu dia berteriak karena yakin sebentar lagi akan mendapatkan medali emas. Tapi pemain China meminta challenge,itu berarti kemenangan tertunda untuk beberapa menit. Sambil tiduran di lapangan Apri melihat ke layar besar,dan ternyata benar. Pengembalian kok pasangan China dinyatakan keluar.

Tangis itu meledak di salah satu lapangan di kota Tokyo. Tangis Apri,tangis Gres,dan juga tangis Eng Hian sang pelatih. Tangis kebahagiaan di tengah berita dukacita yang amat banyak di Indonesia karena Covid 19. Eng Hian pertama kali memeluk Apri lalu memeluk Gres. Mungkin ada tujuh orang pendukung tim Indonesia saat itu,dua diantaranya membawa bendera Merah Putih. Andai itu di Senayan pasti sudah banyak teriakan teriakan “Indonesia…… Indonesia……. Indonesia……”

Terimakasih Tuhan, terimakasih Apri, terimakasih Gres dan terimakasih Eng Hian sudah memberikan medali emas untuk 270juta rakyat Indonesia.Bonus 5M sudah menanti,dapet franchise gratis bakso Aci,bisa pesan gofood gratis, dapat apartemen, dapat rumah dari Gubernur Sulawesi Utara untuk Gres. Dan Apri juga dapat rumah dari pejabat di Sulawesi Tenggara.

Pertamakali mereka bertemu,Gres tidak bilang”mau ga jadi partner aku?” Pertanyaannya adalah “mau ga jadi juara?” Dan Apri langsung bilang mau. Gres langsung bilang”berarti kamu harus siap dihajar,ditempa menjadi seorang juara. Siap nangis di lapangan, cedera, dan mengorbankan semua yang kamu punya demi menjadi juara.” Sekarang semuanya terbayar lunas dengan mendapatkan emas Olimpiade Tokyo. Benar apa kata Sir Alex Ferguson,”untuk membentuk juara bangun dulu mentalnya menjadi mental juara. Setelah itu baru memikirkan teknik,taktik,gaya bermain dan strategi memenangkan pertandingan.

Bruno Fernandes Menangis

Tahukah kalian siapa Bruno Fernandes??pemain sepakbola dari klub Manchester United (Inggris). Posisinya sebagai gelandang. Kenapa menangis? karena timnya kalah di final melawan Villarreal saat pertandingan harus dilakukan secara adu penalti. Posisinya 11-10. Artinya pemain Manchester United hanya bisa membuat sepuluh gol penalti,dan pemain Villarreal bisa membuat sebelas gol penalti.

Siapa yang gagal?David de Gea, pemain dari Spanyol yang posisinya saat ini sebagai kiper. Tendangan David de Gea terlalu pelan menurut saya, sehingga bisa ditepis oleh kiper Villarreal (Spanyol). Final Liga UEFA semalam dilakukan di stadion Gdansk(Polandia). Pertandingan dihadiri penonton tapi dengan jumlah terbatas. Pertandingan tampak dihadiri Sir Alex Ferguson, mantan pelatih Manchester United. Juga dihadiri Wayne Rooney, mantan striker Manchester United.

Bruno Fernandes pemain kelahiran Portugal yang lahir pada tanggal 8 September 1994. Pemain bertinggi badan 179 cm mampu membawa Manchester United finis di posisi kedua di klasemen liga Inggris tahun ini. Posisi pertama diraih tim sekota Manchester City.

Sebagai fans Manchester United,saya sedih melihat Manchester United kalah. Tapi yah sudahlah,semoga saja tahun depan mereka berhasil membawa trofi Liga Champions ke Old Trafford,amin.

Hujan Jakarta

Minggu sore ini Jakarta diguyur hujan. Hujan dengan intensitas sedang. Sekarang pukul tiga sore lewat lima belas menit. Sebentar lagi adzan sholat Ashar berkumandang. Siap siap menghadap Sang Ilahi,mengadukan segala permasalahan hidup. Hidup yang kian hari kok rasanya semakin berat,tapi tetap harus dijalani dengan rasa syukur.

Sebenarnya nanti jam empat sore Farzan diundang ke rumah Arsyilla,tapi hujan masih terus turun dari langit. Jakarta basah,hati ini basah. Entahlah,datang atau tidak itu urusan nanti. Farzan belum terbangun dari tidur siangnya. Masih meringkuk di kasur dengan bantal guling Doraemon.

Dua hari lagi tepatnya tanggal 13 April 2021 umat muslim di Indonesia akan memasuki bulan Ramadhan. Selamat berpuasa saudara saudaraku sesama muslim. Tetaplah bersemangat menjalankan ibadah di bulan mulia.

Ramadhan kali ini ramadhan kedua tanpa Ibu. Ibu yang cerewet tapi aku merindukannya. Beberapa hari yang lalu aku bersama kakak sudah nyekar ke makamnya. Tabur bunga dan kirim Alfatihah. Hatiku basah mengingat kenangan tentangnya. Basah seperti tanah Jakarta saat ini. Sudah yaa aku mau sholat dulu.

SJ 182,Longsor,Gempa,lalu apalagi?

Beberapa bulan sebelum pergantian tahun,saya sudah diingatkan oleh Habib Muhammad bahwa akan terjadi musibah. Tapi saya tidak menyangka musibahnya akan sebanyak ini. Di suatu sore ketika hujan lebat turun, pesawat itu sempat delay di bandara Soekarno Hatta. Lalu setengah jam kemudian take off namun tidak pernah sampai tujuan. SJ 182 menemui takdirnya,membawa 50 penumpang dan 12 crew. Enam crew aktif dan enam lagi crew dari Nam Air.

Tanggal 9 Januari 2021 jadi saksi bisu ketika SJ 182 menukik tajam ke laut di Kepulauan Seribu. Diduga rusak pada sistem kendali,namun pada saat kejadian mesin pesawat masih hidup. Mungkin analoginya saya punya televisi,bisa dinyalakan tapi tidak ada gambar atau suara. SJ 182 hancur berkeping keping,seperti kepingan puzzle ketika tim DVI Polri mengidentifikasi para korban SJ 182. Bahkan salah satu potongan kaki korban hanyut sampai ke pantai Muara Gembong (Bekasi).

Lalu musibah tanah longsor di Dusun Bojong Kondang,Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung,Sumedang,Jawa Barat. Tanah longsor di Sumedang memakan korban 40 orang. Sumedang yang terkenal dengan tahunya,kini masih berduka dengan kematian para korban.Dua korban terakhir ditemukan tim SAR gabungan di lokasi longsor pertama di Perumahan Pondok Daud pada hari Senin tanggal 18 Januari 2021. Gubernur Jawa Barat,Ridwan Kamil sudah meninjau langsung ke lokasi tanah longsor Sumedang. Kepala Basarnas Bandung,Deden Ridwansyah mengatakan,dengan telah ditemukannya semua korban hilang dalam bencana tanah longsor Sumedang maka operasi SAR ditutup.

Lalu gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Mamuju(Sulawesi Barat). Memakan korban sebanyak 84 orang. Kebetulan Presiden Jokowi sudah meninjau langsung ke sana,dan mengatakan akan ada pengganti bagi rumah rusak parah dengan nominal 50juta. Beliau meninjau langsung ingin memastikan proses evakuasi berjalan dengan baik dan distribusi bantuan lancar. Walaupun sempat ada berita penjarahan,semoga itu tidak benar. Dan kini patroli polisi diaktifkan supaya tidak ada penjarahan Bansos. Semoga semuanya kebagian dengan rata,tidak ada yang kelaparan. Keep strong saudara saudaraku.

Menuju Akhir Tahun

Beberapa hari lagi,saya akan ganti kalender. Tertera angka 2021 di kalender baru. Tahun 2020 adalah tahun yang luar biasa,dunia dihajar habis habisan oleh virus kecil namun mematikan bernama Covid 19. Ekonomi porak poranda,kematian tiba tiba dan drama lainnya yang mengiringi mewabahnya virus Corona. Tapi hidup harus terus berjalan,apapun yang terjadi. Tuhan pasti kasih jalan keluar dari setiap masalah.

Januari 2020

Ibu saya meninggal,diabetes bertahun tahun membuatnya menyerah. Tepatnya tanggal 25 Januari 2020(pas Imlek). Saya yakin,di sana Ibu sudah bahagia bersanding dengan almarhum bapak. Alfatihah selalu untuk beliau.

Februari 2020

Artis BCL berduka karena suaminya(Ashraf Sinclair) tiba tiba meninggal. Seharusnya ini tidak saya tulis,karena saya tidak kenal dekat dengan mereka. Gapapa lah,anggap saja saya fansnya BCL. Malam itu BCL masih bisa tertawa ngakak ketika menjadi juri Indonesian Idol. Tapi paginya berderai air mata ketika sang suami pergi untuk selamanya. Hidup memang paradoks,lima menit yang lalu kita tertawa lalu sedetik kemudian bersedih karena sesuatu hal yang membuat kita menangis.

Maret 2020.

Jokowi mengumumkan dua orang di Depok(Jabar) positif Covid 19. Dan sekarang sudah berapa yang meninggal?18000 orang.

April 2020

Pernah saya muat di salah satu postingan, jumlah positif Corona saat itu 1677orang. Saat itu ada rencana lockdown tapi tidak jadi, akhirnya PSBB.

Mei 2020

Hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 23 Mei 2020. Lebaran yang sepi,tidak boleh sholat Ied,tidak boleh mudik,tidak boleh bersalaman.

Juni 2020

Anak saya yang pertama ulang tahun pada tanggal 24 Juni 2020. Usianya sudah 12 tahun. Tingginya badannya cuma beda satu senti dengan saya. Sungguh,hidup terasa cepat berlalu. Rasanya baru kemarin saya mengantarnya ke sekolah TK.

Untuk bulan Juli-November 2020 saya skip saja karena tidak ada yang istimewa. Di bulan Desember 2020 ada Pilkada di Indonesia. Tepatnya tanggal 9 Desember 2020. Di Tangsel saya menjagokan Saras-Muhammad tapi ternyata yang menang Benyamin Davni-Pilar. Di Solo tentu saja yang menang Gibran Rakabuming Raka(putra Jokowi)dengan perolehan suara 87%,di Medan Bobby Nasution(menantu Jokowi)menang dengan perolehan suara 56%.

Apalagi yang terjadi di bulan Desember 2020? akhirnya Habib Rizieq Shihab menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Barusan saya lihat fotonya sedang diborgol di Kompas.com

Tiga Anak Penurut

Anak yang pertama,Adisti namanya. Berusia 12 tahun, kelas 6 SD. Anak yang kedua bernama Alvin, berusia 10 tahun. Kelas 4 SD. Anak yang ketiga bernama Tristan, berusia tujuh tahun. Kelas 1 SD. Mereka bersama ibunya mengontrak sebuah rumah kecil berukuran 7X5 meter.

Ayahnya sudah meninggal setahun yang lalu, karena kecelakaan lalu lintas. Adisti setiap pagi sibuk mencuci baju baju adik dan ibunya. Sibuk memasak dan membersihkan rumah. Ibunya bekerja di sebuah pabrik. Pergi pagi pulang malam. Kadang jika tidak lembur, ibunya pulang jam enam sore. Tapi lebih sering lembur.Tujuannya untuk menambah penghasilan.

Adisti berparas cantik, dengan rambut sebahu dan kulit putih. Kalau berjalan lebih sering menunduk daripada mendongakkan kepalanya. Padahal wajahnya cantik, harusnya dia lebih percaya diri. Aku jarang melihatnya, kecuali ketika dia menjemur baju depan rumah. Atau ketika ke warung membeli jajanan untuk adik adiknya.

Alvin memiliki paras seperti orang China, dengan rambut cepak dan sedikit poni. Hobinya bersepeda. Tak lupa, ketika dia bersepeda dibawa serta adiknya. Sepeda BMX warna hitam, tidak memiliki bangku belakang tapi memiliki jalu. Jadi ketika dibonceng, Tristan dalam kondisi berdiri. Tristan cenderung lebih gendut dibanding kakaknya. Dia sering berteriak ketika dibonceng kakaknya,”Abang jangan ngebut,aku takut.”

Potret keluarga sederhana di sekitarku. Bertahan hidup di tengah kerasnya Jakarta. Tiga anak yatim, yang jika ibunya mengatakan sesuatu mereka tidak pernah membantah. Seperti hari ini, hari Minggu, hujan turun di sore hari. Alvin ingin sekali mandi hujan bersama teman temannya. Sejak lima menit yang lalu, teman temannya sudah berteriak di depan rumah. “Alvin main yuk,Alvin main yuk.”Tapi tidak dibukakan pintu oleh Alvin. Di rumah ibunya sedang libur bekerja. Tidak boleh siapapun keluar rumah, kecuali disuruh ibu. Begitulah ultimatumnya. Andaikan semua anak di dunia ini penurut,bahagialah kami para orang tua.

Adik Ipar

Saya memiliki adik ipar, perempuan berusia tiga puluh tahun. Adiknya suami yang nomor dua. Sifatnya seperti angin, kadang baik kadang begitulah. Sepertinya dia selalu cemburu dengan keluarga saya. Dia selalu menganggap keluarga saya selalu diprioritaskan oleh ibu mertua.

Mungkin bisa dibilang cemburu atau iri hati. Menurut yang saya tahu cemburu atau iri hati adalah satu emosi yang timbul ketika seseorang yang tidak memiliki keunggulan menginginkan yang tidak dimilikinya. Suatu hari kami berkumpul di rumah ibu mertua. Adik ipar datang lebih awal. Satu jam kemudian keluarga saya baru datang. Semua menyambut gembira ketika Farzan yang lucu datang. Ibu mertua segera mencium dan menggendong Farzan.

Ekspresi wajah adik ipar langsung cemberut. Ekspresi wajahnya seperti kertas kecil yang dilipat jadi dua puluh. Pokoknya ekspresi wajahnya tidak enak dilihat. Ditambah lagi ibu mertua segera ke pasar untuk membeli ayam, daging, sayuran dan segala macam keperluan memasak. Katanya demi cucu cucunya yang akan menginap. Ibu mertua pergi ke pasar dibonceng motor salah satu ponakan. Dan ketika ibu mertua sedang di pasar, adik ipar pergi begitu saja tanpa pamit.

Mungkin dia merasa anak saya diperlakukan istimewa dan anaknya tidak. Padahal tidak seperti itu. Ibu mertua selalu berusaha adil ke semua cucunya. Ibu mertua kaget ketika pulang dari pasar si adik ipar sudah tidak ada di tempat. Lalu ibu mertua segera mengecek hp. Ternyata si adik ipar pasang status WA seperti ini:” selalu dia yang diistimewakan.”

Raut muka ibu mertua langsung bersedih. Saya gak tega melihatnya.