Permen Karet

Adakah diantara kalian ketika kecil tidak pernah merasakan nikmat dan manisnya permen karet?kayaknya nggak ada deh. Masa kecil adalah masa yang paling tepat untuk merasakan berbagai jenis permen,dari mulai permen karet,permen yupi,permen kopiko dan berbagai jenis permen lainnya. Kalimat pembuka tentang permen karena ada hubungannya dengan si A dan si V yang sedang hangat dibicarakan di media online. Si A pernah berkata seperti ini”selingkuh itu seperti makan permen karet,terasa nikmat dan manis di awal tapi di akhir terasa hambar. Mau dibuang susah,lengket banget. Wkwkwk” Kalo ada yang bilang omongan adalah doa itu kejadian di hidupnya si A. Istrinya selingkuh,entahlah ini benar atau tidak saya ga mau bahas.

 

Kasihan sama anak anak mereka. Salah satu anak mereka bikin status seperti ini”having someone to love is FAMILY. Having somewhere to go is HOME. Having both is a BLESSING.” Kasihan baca statusnya,pasti dia lagi sedih menghadapi realita di kehidupannya. Sabar ya nak,badai pasti berlalu.

 

Kalo ada yang bilang selingkuh itu bikin hidup lebih hidup,yup betul. Kalo ada yang bilang selingkuh itu petualangan paling seru,yup betul. Kalo ada yang bilang selingkuh itu manis seperti permen karet,yup betul. Tapi lakukanlah sebelum menikah,kalo kejadiannya setelah menikah kasihan anak anak akan menjadi korban.

 

Saat ini orang yang paling dicari wartawan mungkin laki laki inisial JT. Beliau dapat julukan “good friend and good service.” Si JT hadir diantara si A dan si V. Dan kabarnya si JT dan si V pernah liburan bareng di Singapore. Dan menurut media online itu si JT adalah kader partai G. Kok ini berasa ada nuansa politik ya?entahlah.

 

Apa yang akan saya lakukan jika hal tersebut terjadi di kehidupan saya?entahlah mungkin saya akan terus bertanya,”pergi atau bertahan?pergi atau bertahan?pergi atau bertahan?”begitu aja terus pertanyaannya sampe saya pusing. Mudah mudahan hal seperti itu tidak akan pernah terjadi di kehidupan saya,amin.

 

Saya tidak ingin menyalahkan salahsatu pihak,pasti ada andil dua duanya sampai terjadi hal seperti itu. Entah suaminya yang terlalu sibuk atau istri yang pada awalnya cuma butuh teman curhat. Ga ada yang sempurna di dunia ini. Si A itu ganteng,tajir,pinter,terkenal punya jabatan kurang apalagi coba?walaupun sekarang sedang tersandung kasus hukum.

 

Keluar dari penjara masih banyak yang mau menampung dia jadi tokoh politik atau jabatan mentereng di perusahaan besar. Banyak penggemarnya dari kaum hawa yang akan selalu mendukungnya. Dan banyak penggemarnya yang nangis dengar berita ini. Berharap cuma sekedar berita hoax.

 

Saya bukan salah satu fans beliau tapi kasihan lihat anak anaknya yang ikut jadi korban. Semoga diberikan jalan keluar yang terbaik dari Sang Pemilik Kehidupan.

Iklan

Mistis

Sumber:pixabay.com

Happy new year teman teman,semoga kalian selalu semangat menapaki hari demi hari di 2018. Maaf ucapannya telat. Ini kejadiannya kira kira setahun yang lalu. Saya baru pulang kerja kira kira jam sepuluh malam. Waktu itu situasinya sehabis turun hujan. Masih ada gerimis kecil yang tersisa.

 

Baru saja ingin membuka pagar rumah. Entah kenapa saya ingin menengok ke sebelah kiri. Jarak sepuluh meter dari pagar rumah memang ada lapangan kecil untuk main bola. Di pinggir lapangan itu ada beberapa pohon kelapa. Disalah satu pohon kelapa itu ada perempuan lagi duduk. Dalam hati saya bilang”ini orang ngapain malam malam ada dibawah pohon kelapa?bukannya tidur?”.

 

Perempuan itu duduk dengan posisi bersilang kaki. Memakai baju panjang warna hitam,rok panjang warna hitam dan kerudung warna hitam. Mukanya tertunduk ke bawah. Semakin lama saya semakin fokus menatap ke arahnya. Kayaknya ada sesuatu yang aneh. Tiga detik kemudian saya baru sadar dia bukan manusia. Melainkan makhluk halus berbaju hitam. Udara disekitar saya langsung berubah mencekam. Terasa ada hawa dingin yang aneh. Bulu kuduk di belakang leher langsung berdiri. Saya segera beristighfar. Tapi rasa takut terus menghantui. Segera saya buka pagar lalu lari ke dalam rumah.

 

Harusnya saya kasih judul”hantu di bawah pohon kelapa.” Tapi kayaknya kalo pake judul itu terlalu panjang. Jujur saja saya tidak punya indera ke enam yang bisa melihat hantu. Untung saja hantu itu tidak menampakkan wajahnya. Kalau dia berani menampakkan wajahnya mungkin saya bisa pingsan.

Mungkin saat itu hantunya lagi jail,jadi deh saya yang kena melihat penampakkannnya. Besoknya saya cerita ke Ibu saya mengenai kejadian semalam. Kata Ibu saya itu mungkin penampakkan si Ibu W yang pernah jadi korban kecelakaan. Ibu W ini pernah beberapa kali datang ke rumah semasa hidupnya. Karena dia teman Ibu saya di satu komunitas mengaji. Entahlah,bener apa nggak itu hantu namanya Ibu W,soalnya saya tidak sempat berkenalan.

 

Hikmah positif setelah saya berhasil melihat hantu adalah saya tidak terlalu takut berada sendirian di tempat gelap atau tempat yang sepi. Paling dalam hati saya bilang”assalammualaikum tolong jangan ganggu.” Biasanya mereka nurut tidak menampakkan dirinya. Dulu saya punya temen kantor namanya Mariska. Dia ini bisa melihat hantu. Dia bilang karena faktor keturunan. Setiap jalan sama dia kalo tiba tiba raut wajahnya berubah saya udah yakin banget ada hantu di sekitar kita. Nah,kalo misalkan kejadiannya hari ini baru deh besoknya saya tanya ke dia mengenai deskripsi si hantu. Macem macemlah dia ceritanya,dari mulai hantu muka merah,hantu tanpa kepala,hantu setinggi pohon kelapa.

 

Intinya kalo kita takut sama mereka maka mereka akan semakin berani dan jail. Itu kata Mariska. Makanya kita harus berani karena derajat manusia lebih tinggi dari mereka. Btw,pada saat nulis ini sebenarnya saya lagi kurang fit. Kata dokter sakit asam lambung plus diare,okedeh waktunya minum obat,udah dulu yaa.

 

CELUP

Sumber:google

Jujur saja,saat ini saya tidak memilili ide apapun untuk membuat postingan baru. Anggap saja ini postingan receh karena setiap hari saya meminum teh celup Sariwangi untuk menemani sarapan di pagi hari. CELUP yang saya maksud merupakan akronim Ceklek,Lapor dan Upload. Idenya berawal dari seorang mahasiswi berinisial N yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual,salah satu kampus swasta di Jawa Timur.

 

Kampanye celup digagas si N tersebut dengan alasan untuk tugas kuliah. Tapi banyak ditentang para netizen karena melanggar privasi seseorang dan UU ITE. Tagline”selamatkan ruang publik kita,pergoki mereka!laporkan kepada kami.”

 

Tapi ternyata si N terciduk upload foto mesra dengan pacarnya di ruang publik. Setting lokasinya di sebuah tempat wisata dengan background tenda kemah. Inikan berasa aneh,dia yang ngelarang orang bermesraan di tempat umum tapi dia sendiri melakukan. Beberapa saat setelah si N dihujat di sosmed,IGnya langsung hilang.

 

Pesan moralnya adalah marilah kita semua instrospeksi diri. Sebelum melarang seseorang berbuat ga bener,lebih baik kita ambil kaca trus berbicara ke diri sendiri”ini saya dah benar pa belum ya?.” Daripada akhirnya dihujat di sosmed dibilang munafik,ga tau diri trus dibilang suruh beli kaca kan jadi malu. Di luar negeri ambil foto seseorang tanpa izin bisa dianggap pidana.

 

Mungkin Indonesia bisa dianggap sudah darurat kepo. Contohnya kasus celup mencelup ini. Ditambah lagi seorang Ibu yang mengupload foto dua orang laki laki sedang berpelukan di tempat umum. Padahal mereka kakak adik yang sudah empat tahun tidak bertemu. Mereka bukan gay. Setelah kejadian itu si adik depresi lalu takut ke luar rumah. Ibu yang mengupload video itu sudah minta maaf,tapi tetap saja mental si adik dah terlanjur depresi sehingga takut keluar rumah.

 

Setelah dikonfirmasi oleh seorang wartawan,bahkan pihak kampus menyanggah ada kampanye Celup. Entahlah apakah ini murni inisiatif mahasiswi tersebut atau memang tugas kuliah. Memang sih risih melihat orang bermesraan di tempat umum. Tapi lebih baik ditegur baik baik daripada upload foto atau video trus disebarkan di sosmed. Indonesia memang masih menganut budaya Timur tapi alangkah baiknya menegur orang yang salah dengan cara yang baik.

 

Saya sendiri jujur pernah melihat sepasang kekasih berciuman di sebuah restoran. Kalau ciuman pipi sih masih wajar,lah ini ciuman bibir. Justru yang melihat merasa malu. Yang melakukan malah sepertinya biasa biasa saja tidak ada rasa bersalah. Astagfirulalhazim. Sebenarnya pengen negur tapi ga berani,cowoknya orang bule gitu badannya tinggi gede. Ceweknya orang Indonesia. Saat itu saya hanya berdua dengan Novi,teman saya.

 

Masalah celup mencelup mungkin masih ramai diperbincangkan di sosmed untuk dua hari ke depan. Semoga tidak adalagi kampanye seperti ini. Lebih baik ditegur dengan sopan daripada foto atau video diupload di sosmed.

Untuk Seseorang Yang Pernah Melahirkanku

Kita memang tidak pernah terlalu dekat Bu,bahkan kita jarang curhat satu sama lain. Bahkan ketika Bapak meninggal,aku lebih sering curhat ke Kakak. Kita dua pribadi yang sangat sangat berbeda. Ibu yang ekstrovert dan aku yang introvert. Ibu yang cerewet dan aku yang pendiam. Ibu yang supel dan aku yang susah akrab dengan orang baru.

 

Kenapa aku tulis ini Bu?karena hari ini adalah hari Ibu. Terimakasih sudah melahirkanku dan membesarkanku. Sekarang aku mengerti bagaimana susahnya menjadi seorang Ibu. Bagaimana susahnya menyuruh Jasmine belajar,bagaimana susahnya menyuruh Jasmine mengaji,bagaimana susahnya mengajarkan nilai nilai kebaikan di dalam hidup. Semua seperti dejavu,cuma bedanya kalau dulu kakiku disabet pake sapu lidi karena bolos mengaji,sekarang Jasmine yang harus dihukum karena bolos mengaji.

 

Tapi aku tidak ingin menerapkan hukuman fisik Bu. Itu akan meninggalkan jejak di hati. Bahkan sampai kini aku bisa mendeskripsikan dengan jelas bagaimana sakitnya sapu lidi menghajar kaki,jeweran di kuping dan suara keras ketika aku malas belajar. Cukup tidak usah dikasih uang jajan,tidak diperbolehkan pegang hp ketika aku menghukum Jasmine.

 

Ibu mungkin ga tau,setiap malam aku menangis sebelum tidur berharap dikasih mimpi sama Tuhan. Ya,mimpi yang sederhana bertemu almarhum Bapak. Untung saja kejadian tersebut hanya beberapa bulan. Entahlah kenapa seratus persen sifat Bapak ada di diriku,sehingga ketika Bapak meninggal aku seperti kehilangan arah. Limbung. Dari Ibu aku hanya mewarisi kulit putihnya.

 

Aku tahu Bu,sebesar apapun aku ingin membalas jasamu itu tidak akan pernah bisa. Dari almarhum Bapak aku tahu dulu Ibu hampir meninggal ketika melahirkanku. Perdarahan. Kasus ibu melahirkan yang menyeramkan buatku. Untungnya nyawa Ibu masih bisa diselamatkan,padahal sempat tidak sadarkan diri selama beberapa jam.

 

Aku selalu sayang Ibu,tapi dengan cara yang berbeda. Bukan dengan memberikan bunga atau ucapan “I love you.” Cukup menyebut namamu disetiap doaku dan transferan tiap bulan yang jumlahnya ala kadarnya. Maaf Bu,aku bukan tipe orang yang ekspresif. Jadi daripada aku bilang i love you Bu,lebih baik aku bikin tulisan ini.

 

Terimakasih Bu,sudah membesarkan empat orang anak perempuan di keluarga ini. Meskipun aku bontot,tolong jangan perlakukan aku seperti anak kecil lagi Bu. Aku sudah menikah dan memiliki anak,tapi mungkin saking sayangnya Ibu padaku Ibu masih menganggap aku gadis kecilnya. Dimasakin apapun yang aku suka,dibikinin kue yang aku suka,bahkan untuk mengambil keputusan penting sekalipun kadang Ibu masih sangsi padaku. Pliss Bu,aku sudah besar,jangan memperlakukanku seperti anak kecil lagi.

 

Ibu juga jangan bandel ya,karena sakit Diabet tidak akan bisa sembuh,itu kata dokter. Yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan supaya gula darah stabil. Aku tahu Ibu suka ngumpet makan yang manis manis. Hati hati Bu,nanti diomelin pak dokter. Sudah yah Bu,tulisannya sampai sini saja. Aku selalu sayang Ibu,setiap selesai sholat aku pasti mendoakan Ibu. Semoga Ibu sehat selalu.

Masa Masa Kuliah

Lagi pengen ngomongin beberapa tahun ke belakang pas lagi di kampus.

Dulu kerja sambil kuliah. Pagi sampai sore kerja dan sore sampai malam kuliah. Capek tapi senang menjalaninya. Senen sampai Jum’at sibuk di kantor dan di kampus. Sabtu dan Minggu biasanya jalan jalan sama pacar atau teman teman segeng. Karena hal tersebut Ibu saya sempat marah. Dia bilang saya menganggap rumah hanya sebagai tempat untuk numpang tidur.

 

Ibu:”Kamu tuh kalo libur seharusnya di rumah. Libur malah keluyuran mulu. Kamu pikir rumah ini cuma kost kostan?cuma buat numpang tidur.”

Saya:”Kalo teman teman ngajak jalan ga enak Bu kalo ditolak.”

Ibu:”Jadi kamu lebih mementingkan teman dibanding Ibu?”

Saya:”Nggak Bu.” Tapi obrolan selanjutnya tidak kulanjutkan. Aku tidak ingin berdebat. Kalau misalkan aku mengeluarkan satu kalimat pasti Ibu akan mengeluarkan seratus kalimat. Lebih baik aku segera masuk kamar lalu menutup pintu.

 

Di kampus aku punya teman namanya Rara(bukan nama sebenarnya). Rara ini cantik,supel dan anaknya jail. Rara sering curhat soal pacarnya dan keluarganya. Sebaliknya akupun kalau lagi ada masalah curhatnya ke Rara. Sekian tahun di kampus kayaknya Rara sempat lima atau enam kali ganti pacar. Player abisss.

 

Setiap Rara punya pacar baru pasti aku dikenalin.

Saya:”Ini pacar yang mana lagi Ra?”

Rara:”Ini yang baru Ami. Elu harus kenalan sama dia. Trus gw tunggu komentar dari elu kira kira ini orang layak atau nggak dijadikan calon suami.”

Saya:”Elu ga capek Ra? gonta ganti pacar?”

Rara:”Mumpung masih muda Mi,gapapa bandel. Nanti kalo udah nikah gw janji ga bakal bandel lagi.”

 

Seringnya kuliah malam membuat saya dan Rara lebih sering tidur di kelas dibanding mendengarkan dosen ngomong mengenai Akuntansi Biaya atau Akuntansi Keuangan. Sebenarnya tidak benar benar tidur tapi mata terasa seperti bohlam lima watt. Beda kalau mata kuliah Statistik. Mata kuliah Statistik bikin mata saya selalu melek ketika di kelas ditambah lagi dosennya ganteng(penting). Kayaknya berasa seru aja mengerjakan soal soal Statistik,banyak rumus rumus yang harus dipake. Ujiannya open book. Open book aja susah gimana kalau close book?

 

Di kampus ngegeng sebenarnya ada enam orang. Aku,Rara,Furi,Adit,Mita dan Nia. Adit satu satunya cowok di geng ini. Dan satu satunya yang belum menikah. Uda yang satu ini cowok fashionable. Iya,kadang kita yang cewek cewek panggil dia Uda karena dia dari Padang. Dia bilang dia lebih suka berteman sama cewek cewek dibanding berteman sama cowok. Si Adit ini pipinya cabby(tembem) tapi tetep ganteng. Jadi kalo kita yang cewek cewek lagi kesel sama dia,pasti pipinya dicubitin.

 

Diantara kita berenam cuma Rara yang anaknya tiga. Yang lainnya paling baru punya anak satu. Bahkan ada yang belum punya anak setelah sekian tahun menikah. Anaknya Rara tiga cowok semua,dan itu jaraknya cuma setahun antara anak pertama,anak kedua dan anak ketiga. Saya bisa membayangkan betapa repotnya Rara. Semoga dengan punya anak tiga kamu ga bandel lagi Ra. Salam sayang dari jauh Ra,dari temenmu ini yang pernah bandel bareng di kampus.

Sherenade

Grup vokal ini terdiri dari dua orang perempuan. Violinist bernama Azalea Charismatic. Dan pianistnya bernama Nadia Alifazuhri. Azalea lahir pada tanggal 17 September 1993. Dan Nadia lahir pada tanggal 23 November 1991. Kebetulan Nadia pernah kuliah di jurusan Psikologi Universitas Gunadarma Depok(Jawa Barat).

 

Cover lagu yang dibuat kali ini milik Virgoun judulnya Bukti. Entah kenapa saya lebih suka versi Sherenade dibanding versi Virgoun. Walaupun viewer Sherenade di Youtube baru mencapai 316.000orang. Sementara viewernya Virgoun sudah mencapai 71juta orang.

 

Nama Sherenade memiliki arti alunan musik yang indah. Ada kata She menunjukkan subjek perempuan. Sebagian liriknya sebagai berikut:

Memenangkan hatiku….

Bukanlah satu hal yang mudah

Kau berhasil membuat kutakbiasa hidup tanpamu

Menjaga cinta itu bukanlah suatu hal yang mudah

Namun tak sedetikpun

Tak pernah kau berpaling dariku

Beruntungnya aku dimiliki kamu

Kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati

Kau jadi harmoni saat kubernyanyi

Tentang terang dan gelapnya hidup ini

 

Azalea dan Nadia pernah ikut sekolah musik di Padang. Satu sekolah musik dan sering ikut lomba bareng. Beberapa tahun kemudian mereka bertemu di Jakarta lalu memiliki ide untuk mendirikan grup vokal.

 

Grup vokal yang berasal dari Depok(Jawa Barat)ini selain mengcover lagu Virgoun juga pernah mengcover lagu Raisa. Azalea pernah menjadi juara favorit Festival Musik Harris Kategori Electone tahun 2004.

 

Pernah menjadi topscore semifinalis Festival Biola Purwacaraka tahun 2016. Pernah menjadi juara 3 Lefkast International Folklore Festival di Yunani tahun 2013.

 

Lumayan banyak yang komentar di channel Youtubenya. Antara lain ada yang bilang “adem banget denger suaranya trus liat wajah cantiknya. Jadi pengen bawa ke KUA.”ini pasti komentar dari fans cowok.

 

Kayaknya jarang banget ada grup vokal cewek di Indonesia. Setelah duo Ratu yang sempat booming di Indonesia kayaknya ga ada lagi setelah itu. Pernah ada Mahadewi yang dibentuk oleh Ahmad Dani tapi hanya bertahan beberapa tahun saja.

 

Semoga Sherenade ini tidak hanya muncul sebentar lalu hilang beritanya. Semoga Azalea dan Nadia bisa bertahan lebih lama di industri musik Indonesia.

 

Kebetulan Sherenade berdiri pada tanggal 11 November 2013. Berarti usianya sudah 4tahun. Walaupun belum memiliki single lagu sendiri tapi sepertinya mereka sudah memiliki fans base yang loyal. Bahkan tawaran manggung offair lebih banyak dibanding onair.

 

Sekarang mau ngomongin Virgoun yang lagunya dicover sama Sherenade. Kalo ngomongin Virgoun berarti tidak lepas dari hitsnya yang meledak yaitu Surat Cinta Untuk Starla. Lagu ini di Youtube mencapai 160juta viewer. Luar biasa lebih dari setengah penduduk Indonesia.

 

Pantas saja dibuat versi film Surat Cinta Untuk Starla. Filmnya dibintangi Ricky Cuaca,Jefry Nichole dan satu lagi artis cewek saya lupa. Filmya akan launching pada tanggal 28 Desember 2017. Tungguin yaa.

 

 

Dan

Maaf ya,referensi lagunya kids zaman old. Tadi pagi denger lagu ini di Net TV. Jadi pengen ngebahas liriknya¬†“sadarkah kau disini akupun terluka.”¬†Flashback ke zaman SMA. Dulu pernah punya pacar yang orangnya ribet banget. Ribet dalam artian kalo mau pergi ke suatu tempat harus izin sama dia dulu.

 

Mungkin bisa dibilang agak posesif. Akhirnya aku putusin. Tapi cewek itu suka bikin drama di dalam kehidupan. Aku yang putusin kok aku yang nangis. Pas banget sama lirik sadarkah kau disinipun kuterluka. Jadi setiap denger lagu Sheila On 7 yang ini pasti inget mantan. Ada yang bilang putus itu sebenernya ga sakit,yang sakit adalah setelah putus tapi masih cinta. Hadehhh

 

Udah ah,sekarang mau ngebahas Sheila On 7 aja. Band ini dibentuk pada tanggal 6 Mei 1996. Personilnya terdiri dari Duta(vokal),Eros(gitar),Adam(bass) dan Brian(drum). Tapi di video klip kali ini drummernya masih yang lama(Anton).

 

Nama Sheila diambil dari nama seorang teman. Seven diambil dari nada do,re,mi,fa,sol,la,si. Jadi Sheila On 7 artinya teman teman Sheila yang memainkan nada. Band ini lahir dari kota Jogja.

 

Dari mulai berdiri sampai tahun 2017 sudah menghasilkan 11 album. Tiga album berturut turut terjual lebih dari 1juta copy. Dan rekornya ini belum terkalahkan. Bahkan oleh Peterpan sekalipun. Peterpan pernah terjual lebih dari 1juta copy. Tapi tidak sampai tiga album.

 

Dari 11 albumnya yang masih saya ingat adalah Sheila On 7,Kisah Klasik Untuk Masa Depan,07 Des,30 Hari Mencari Cinta dan Pejantan Tangguh. Sebagian liriknya seperti ini:

Dan….bila esok….datang kembali

Seperti sediakala dimana kau bisa bercanda

Dan …..perlahan kaupun lupakan aku

Mimpi burukmu dimana tlah kutancapkan duri tajam

Kaupun menangis….menangis sedih maafkan aku

Dan bukan maksudku bukan inginku

Melukaimu sadarkah kau disini kupun terluka

Melupakanmu menafikanmu maafkan aku

Lupakan saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali berpijar dan bersinar seperti dulu kala

 

 

Dulu punya temen sekelas namanya Tia(bukan nama sebenarnya). Dia ngefans banget sama Sheila On 7. Pokoknya di kamarnya penuh dengan poster Sheila On 7. Tia pernah bilang suatu saat kalo punya anak mau dikasih nama Duta

Entah itu anaknya cewek atau cowok. Mungkin Sheila On 7  bisa dibilang salah satu band legendaris Indonesia. Selain Peterpan,Padi dan Slank. Lagunya yang berjudul Seberapa Pantas sudah diremake oleh GAC(Gamaliel,Audrey,Cantika). Jadi soundtrack sinetron di SCTV yang berjudul Siapa Takut Jatuh Cinta.

Sinetronnya dibintangi oleh Natasha Wilona,Verrel Bramasta dan Aliando. Kalo ada yang bilang sinetron ini nyontek dari Meteor Garden memang begitulah adanya. Dulu F4 sempat populer di Indonesia. Lalu drama serinya dibikin dalam versi Indonesia. Kisah pemuda sombong kaya raya dengan Sancai gadis sederhana tapi pintar.

Ragunan

Pak Suami dan 3anak kicik.

 

Dua hari yang lalu Jasmine rewel banget minta ke Ragunan. Padahal bentar lagi UAS,malah minta jalan jalan. Kalo Jasmine yang minta biasanya Pak Suami sulit menolak. Berangkatlah mereka berempat bareng Nindy dan Arka(ponakan). Aku diajak tapi males berangkat gara gara sakit perut lagi mens.

 

Ngebayangin repotnya Pak Suami jagain tiga bocah. Biarin aja deh,diakan tipe juara kalo menghadapi anak kecil. Jasmine juga seneng kalo jalan rame rame dibanding cuma berjalan berdua sama Bapaknya.

 

Ragunan ini lumayan luas, kaki bisa gempor kalo semua kandang didatengin. Luasnya mencapai 147hektar dengan koleksi binatang sekitar 3000satwa. Ragunan ini sudah ada sejak tahun 1864(zaman Belanda). Letaknya di daerah Jakarta Selatan tepatnya di Pasar Minggu.

 

Kalo kalian mau naik busway ada kok busway jurusan Dukuh Atas-Ragunan. Trus mengenai pembayarannya sekarang harus memakai kartu JackCard yang diterbitkan oleh Bank DKI. Kartu JackCard ini harganya 30ribu. Tenang aja,pada saat digesek saldonya cuma berkurang 4ribu. Karena memang tiket masuk ke Ragunan murah meriah hanya 4ribu. Sisa saldo bisa dipake jalan jalan ke tempat lain contohnya Monas. Oh iya,Ragunan ini bukanya dari hari Selasa-Minggu mulai pukul 06.00-16.00.

 

Pak Suami dan Jasmine berangkat dari rumah jam 8pagi. Itupun setelah setengah jam nunggu Arka dan Nindy siap. Bawa segala macam perlengkapan mulai dari roti,lontong,kue,minum,permen,topi dan printilan lainnya. Nggak lupa bawa Betadine,soalnya bocah bocah ini pasti disana lari larian. Dan kalo udah lari larian pasti salahsatu dari mereka bakalan jatuh. Daripada disana Pak Suami repot cari warung yang jual Betadine,lebih baik bawa aja dari rumah.

 

Jam 12 Pak Suami sempat kirim WA,kasih laporan keadaan disana bagaimana. “Mama ini kita lagi makan siang,capekk Mah ngangon 3bocah.” Aku ga bales cuma kasih emoticon ketawa. Sebenarnya ini bukan yang pertama mereka pergi berempat. Sebulan yang lalu pernah juga mereka berenang berempat tanpa aku ikut. Komentar suami sehabis berenang bareng mereka adalah “capek tapi seneng.”

 

Dari zaman pacaran Pak Suami sudah suka berdekatan dengan anak kecil. Jadi kalo pergi ke suatu tempat dia pengennya ngajak ponakan ponakan. Biar rame katanya. Gapapa ribet yang penting bisa bahagia rame rame. Itu prinsipnya dia.

 

Mereka sampe rumah jam 5sore. Ternyata mampir dulu ke mall karena Jasmine pengen makan Hokben. Habis makan Hokben main ke Timezone. Hadehh ini anak anak kalo udah ketemu permainan di mall biasanya susah disuruh pulang.

 

Kayaknya ga ada capeknya mereka,habis keliling Ragunan sibuk main di Timezone. Trus Mamanya di rumah ngapain?baca buku,dengerin playlist lagu,ngemil kripik pedess trus blogwalking. Metime yang menyenangkan.

 

 

Foto Bersama

 

Acara ini inisiatif dari gurunya Jasmine dalam rangka hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November. Ada acara makan makan plus foto bersama. Sebenarnya sayapun lupa kalau tanggal 25 November adalah hari guru. Dapet reminder dari teman teman di grup WA. Akhirnya bagi bagi tugas,ada yang bawa nasi kuning,kue tart,ayam goreng,buah buahan dan lain lain.

 

Selamat yach,buat kalian yang berprofesi sebagai guru. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju. Walaupun saat ini peringkat pendidikan Indonesia hanya nomor lima di ASEAN dan nomor 108 di dunia.

 

Bahkan provinsi DKI Jakarta membutuhkan guru sebanyak 46.791 orang walaupun realisasinya hanya ada guru 29.736 orang. Sisanya memakai guru honorer. Hal tersebut dikarenakan banyaknya guru di provinsi DKI Jakarta yang pensiun dan harus diganti dengan guru baru.

 

Ngomongin gurunya Jasmine ternyata beliau teman saya sewaktu SD. Sebut saja namanya Bapak S. Jadi pada saat ambil raport,selesai membicarakan nilainya Jasmine akhirnya ngobrolin teman teman dimasa SD. Si Bapak S ini ternyata masih guru honorer. Istrinya guru juga,tapi ngajar di daerah Jakarta Selatan. Untungnya istri beliau sudah menjadi PNS. Jadi tidak perlu harap harap cemas kira kira kapan ya pengangkatan menjadi PNS.

 

Alhamdulillah,guru guru di Jakarta tidak bernasib seperti Umar Bakri(lagunya Iwan Fals). Kayaknya rata rata sudah sejahtera dengan ke sekolah bawa minimal Xenia atau Avanza. Tolong diralat kalau tulisan saya salah. Mengenai guru di daerah mungkin butuh perhatian lebih dari pemerintah,karena terkadang gaji bulanan telat datangnya.

 

Kebetulan di foto tersebut Jasmine foto paling belakang dengan pose memegang balon kuning.Disebelah kiri Jasmine namanya Sofia(bukan nama sebenarnya). Sofia ini mamanya sudah meninggal setahun yang lalu. Dia sering cerita ke Jasmine kalo dia pengen banget nyusul mamanya. Untung teman temannya sering kasih nasehat. Nasehat ala anak kecil. “Ih kamu….ga boleh begitu….ga boleh bilang pengen nyusul Mama. Dosa tau….” kira kira begitulah kalimat yang diucapkan Jasmine ke Sofia.

 

Sofia juga sering cerita mengenai mama tirinya. Mama tiri yang kebetulan hadir dirumah pada saat Sofia belum siap. Sabar ya nak,nanti suatu saat Sofia pasti bisa lebih akrab dengan mama tiri.

 

Disebelah kanan Jasmine namanya Vera,dia rengking satu di kelas. Paling tinggi di kelas sekaligus paling cerewet di kelas(menurut Jasmine). Sering berangkat sekolah bareng Jasmine,dan sering kirim WA ke Jasmine membicarakan tugas kelompok. Biasanya si Bapak S mengadakan mencongak sebelum pulang. Biasanya mengenai perkalian. Dan Jasmine ga pernah pulang cepat kalo mencongak soalnya matematik. Biasanya dia ada ditengah tengah,ga pulang pertama sekaligus ga pulang terakhir. Jasmine ga terlalu suka pelajaran matematik(mirip bapaknya).

 

Quotes

“Terlebih soal kasus pinjem quotesnya TL,dia ga berhak nilai orang lain sok cantik atau sok ganteng. Arogan sekali kata katanya. Soal pinjem quotes,merekapun juga nyantumin nama Tere Liye. Dan mereka pula yang sepertinya baca atau beli bukunya.”tweet ini ditulis seorang teman berinisial DM. Yup betul,saya lagi mau ngomongin penulis beken Tere Liye alias Darwis.

 

Kasus ini berawal dari seorang ABG labil upload foto mesra di IG terus ada quote Tere Liye. Yang bersangkutan tidak berkenan quotenya dipakai untuk hal hal seperti itu. Bunyi quotenya”Inilah hidupku sederhana,terserah apakata orang,aku apa adanya.” Yang bikin netizen komentar adalah cara penyampaian si TL yang arogan. Seharusnya beliau mengerti jika suatu karya sudah dipublikasikan maka itu milik khalayak umum.

 

Si Tere Liye sudah berkecimpung selama 12tahun didunia literasi buku. Sudah menghasilkan 28buku. Lima diantaranya berjudul Moga Bunda Disayang Allah,Hafalan Sholat Delisa,Tentang Kamu,Negeri Para Bedebah,Bidadari Bidadari Surga. Diantara sekian banyak bukunya saya hanya punya dua. Trus bagaimana komentar saya mengenai bukunya? Bagus,walaupun tidak bikin saya penasaran.

 

Bukan kali ini saja Tere Liye bikin heboh di sosmed. Beberapa waktu yang lalu beliau pernah curhat mengenai pajak untuk penulis.Tarifnya adalah 50%dari penghasilan bruto dikurangi PTKP dan dikenai pajak sesuai tarif berlaku. Yang bikin beliau keberatan karena pajak penulis lebih besar dibanding pajak untuk seorang dokter,pegawai swasta,PNS dan lainnya.

 

Beliau sempat cerita bagaimana susahnya menjadi seorang penulis. Misalkan harga buku Rp100 maka yang didapat seorang penulis hanya Rp7 sisanya untuk bayar pajak,toko buku,penerbit,biaya promosi,dan lain lain. Tapi bukankah kerja itu harus ikhlas? Mau dapet rezeki banyak atau sedikit yang penting bersyukur kepada Allah SWT.

 

Sekedar saran saja,kalau dari awal punya cita cita untuk menjadi penulis sebaiknya itu dijadikan sidejob saja. Misalkan profesi utama kerja kantoran,dan pendapatan lainnya dari royalty buku. Daripada curhat di sosmed betapa ga enaknya jadi seorang penulis. Kecuali penulis tajir melintir seperti JK Rowling atau Andrea Hirata.

 

Banyak netizen yang berkomentar kalau si Tere Liye seperti sedang PMS menghadapi orang yang memakai quotenya. Padahal namanya sendiri pakai nama film India. Dan untungnya orang India ga marah namanya dipakai Pak Darwis ini. Bahkan sastrawan beken sekelas Pramudya Ananta Tur,memaklumi jika ada beberapa orang yang mengutip karyanya asal dicantumkan sumbernya.

 

 

Bersyukurlah Tere Liye menjadi semakin terkenal tanpa perlu menulis novel beratus ratus lembar. Terkenal karena beliau marah quotenya dipakai beberapa selebgram. Harusnya diberi hak paten saja setiap karyanya,setiap quote yang dia tulis. Perkata atau perkalimat dihitung berapa rupiah royalty yang akan diterima.

 

Banyak netizen yang salah kaprah mengenai nama Tere Liye,mereka pikir perempuan. Trus pada kaget ketika nama sebenarnya adalah Darwis.