Sekali lagi, soal mimpi

Ketika tertidur semalam sempat bangun kira kira jam 2 atau jam 3 pagi. Bangun karena terjadi sebuah mimpi yang aneh. Begini cerita mimpi itu, aku ada di sebuah tanah lapang yang ditumbuhi ilalang. Mungkin setting waktunya kira kira jam 5 sore. Ada seorang laki laki berwajah putih bersih dan berkaos ungu. Aku lupa siapa namanya, yang jelas dia salah satu teman di SMP atau di SMA.

 

Laki laki itu tidak berkata apa apa dia hanya memberiku sesuatu. Sebuah bungkusan. Setelah bungkusan itu kuterima ternyata isinya makanan. Aku sempat bingung, dan bertanya apa maksudnya memberiku makanan, dia hanya terdiam. Aku berlalu dari hadapannya. Tapi dalam mimpi itu aku masih menggenggam pemberiannya. Lalu aku berjalan ke sebuah tempat. Tempat yang sangat luas tapi di pinggirnya ada beberapa pohon.

 

Setelah lumayan jauh berjalan, aku menengok ke belakang. Ternyata laki laki itu masih ada , dia menatapku dari kejauhan dengan pandangan yang menyejukkan. Ada sebuah rumah di bukit. Rumah yang sangat sederhana berwarna coklat. Aku ingin memasuki rumah itu. Tapi memasuki rumah itu membutuhkan pengorbanan. Aku harus menanjak. Demi bisa memasuki rumah itu, dengan memaksakan diri aku terus menanjak. Akhirnya, dalam mimpi itu aku berhasil memasuki rumah tersebut. Setelah berhasil memasuki rumah tersebut, aku merasa sangat bahagia. Tapi didalam ada kakakku yang nomor tiga. Dia hanya diam saja, tidak menyambut kedatanganku. Tapi aku merasa sangat bahagia sudah berhasil memasuki rumah tersebut. Entahlah, apa arti mimpi itu, mungkin ada hubungannya dengan masalahku saat ini,who knows??

Iklan

Cerita Tentang Mimpi di Malam Itu

Aku masih terbaring di sini, di ruang Cempaka sebuah rumah sakit swasta di Jakarta. Diagnosa dokter Blight Ovum. Mungkin orang awam menyebutnya aku harus dikuret. Sudah sejak 2minggu yang lalu keluar darah terus seperti mens. Tapi tak kupedulikan, aku anggap itu menstruasi biasa. Tapi betapa kagetnya ketika beli tespack hasilnya positif. Oke, ini sesuatu yang membingungkan, lagi hamil tapi mens.

 

Beberapa hari sebelum dikuret aku mimpi. Berjalan bersama Jasmine(anakku) di sebuah taman yang indah. Pokoknya saking bagusnya itu taman, mungkin bisa dibilang seperti taman firdaus di surga. Aku berjalan di taman itu bergandengan tangan dengan Jasmine. Kami berdua tampak bahagia. Aku sangat sangat menikmati situasi saat itu. Dikelilingi bunga bunga yang cantik. Tiba tiba Jasmine menghentikan langkahku,”Mama tunggu, itu ada anak kecil di belakang Mama.” Aku langsung menengok ke belakang. Ada anak lelaki kecil ganteng berkulit putih. Usianya kira kira 1 atau 2 tahun. Kuperhatikan wajahnya. Tapi aku tak mengenal anak itu.

 

Lalu di dalam mimpi itu aku berkata seperti ini kepada Jasmine. “Mama ga kenal anak itu. Ayo,kita duluan aja.” Lalu aku cuek saja berlalu dari anak itu. Agak menyesal, coba di dalam mimpi itu aku menggendong si anak ganteng itu. Mungkin ga akan ada proses kuret yang menyakitkan dan menyebalkan. Yah sudahlah,bersyukur saja,apa yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT itu adalah yang terbaik buatku. Hai,bocah kecil ganteng yang pernah hadir dalam mimpiku,suatu saat kita pasti bertemu lagi. Nanti ketika pertemuan itu terjadi, aku akan memelukmu erat. Pelukan yang sangat erat seolah olah kita takkan pernah terpisah lagi.(forsomeoneinheaven)…………