Kelas 4SD

download

Jadi ceritanya anakku yang pertama sering pinjam handphone untuk komunikasi dengan teman sekelasnya. Biasanya untuk keperluan bertanya soal tugas atau kerja kelompok.

Dari seringnya WA antara Jasmine dan teman temannya tidak pernah terbersitpun untuk baca chat mereka. Tapi entah kenapa siang itu saya iseng baca chat mereka satu persatu. Diantara teman sekelas Jasmine yang paling sering chat tiga orang ini(Melati,Syifa,dan Tasya).

Salah satu percakapannya seperti ini:

Melati:”Eh Jasmine,aku mau kasih tau kamu sesuatu.”

Jasmine:”Apa?”

Melati:”Aku dah jadian sama Rafi(dengan emoticon gambar hati).

Jasmine:”Maksudnya pacaran?”

Melati:”Iya.”

Wkwkwk anak kelas 4SD pacaran?saya tersenyum membaca chat tersebut. Tapi tidak ingin konfirmasi ke Jasmine. Besok saja kalau suasananya lagi santai.

Besoknya sepulang Jasmine sekolah saya bermaksud ingin membahasnya. Saya tunggu dia ganti baju lalu makan. Saya tunggu dia bercerita lebih dulu. Pertama dia membahas tugas kelompoknya yang mendapat penilaian bagus dari bu guru.

Kedua dia membahas soal pengen ikut kampanye ke Senayan(langsung saya bilang tidak). Akhirnya mulut saya udah gatel pengen nanya”emangnya Melati pacaran sama Rafi ya?”.

Dia langsung menghentikan suapannya. “Ih Mama,jangan baca baca WA punyaku.” “Loh gapapa itukan handphone Mama.”

“Iyasih,baca aja deh. Tapi soal Melati dan Rafi kayaknya beneran Ma mereka pacaran.” Duh,begini yah anak milenial kelas 4SD dah pacaran(keluhku dalam hati).

“Belajar aja yang rajin Kak,ga usah ikut pacaran kayak temenmu.”sambil kuusap rambutnya. “Tenang aja Mah aku ga bakal kayak gitu.” Untuk selanjutnya aku mampu bernafas lega.

Perihal WA dan grup WA di kelasnya Jasmine cukup ramai tiap harinya. Biasanya membahas pr atau tugas kelompok dari Ibu Guru. Ibu Guru yang galak menurut Jasmine. Jadi peraturannya kalau ada yang tidak mengerjakan pr akan difoto bu guru dan fotonya disebar digrup.

Jasmine pernah tidak mengerjakan pr,tapi tidak sendirian. Waktu itu ada lima belas orang yang difoto. Alasannya mereka menganggap itu bukan pr. Bu Guru hanya bilang itu dipelajari lagi di rumah. Entahlah mungkin anakku yang salah dengar atau bu guru menyampaikan kurang jelas.

Bu Guru yang satu ini terkenal tegas. Waktu itu ada dua orang yang bikin keributan di kelas,tapi yang dihukum semuanya. Pulangnya jadi terlambat setengah jam gara gara bu guru ceramah panjang lebar sambil marah marah. Itu menurut versi ceritanya Jasmine. Kejadiannya sesungguhnya tidak dibahas digrup WA.

Setiap hari saya selalu buka grup WA karena gurunya Jasmine sering kasih info mengenai kondisi di kelas. Ngebahas dari mulai buku tema,prakarya dari lilin,berita dukacita,kelas 6 yang lagi ujian dan sebagainya. Sempat beberapa kali saya japri dengan bu guru ini. Tapi biasanya WA saya hanya dibaca saja tidak dibalas. Saya berbaik sangka saja mungkin bu guru sedang sibuk. Beda dengan guru sebelumnya,begitu saya WA biasanya selalu dibalas lima menit kemudian. Sudah yah teman teman,saya sudah mengantuk pengen tidur.

Iklan

Ikan

Tiga hari yang lalu Jasmine mendapatkan tugas membuat ikan dari kertas origami. Tugas mata pelajaran SBK(Seni,Budaya dan Kerajinantangan). Dapat tugas hari Senin dan dikumpulkan hari Rabu. Begitu sampai rumah dia langsung buka Youtube dan lihat tata cara bagaimana membuat prakarya ikan dari kertas origami. Hasil pertama masih jelek,hasil kedua juga masih jelek,bentuknya tidak beraturan. Hasil yang ketiga sudah lumayan bagus walaupun tidak sempurna. Akhirnya ketika malam Bapaknya pulang kerja langsung disuruh bantuin bikin ikan dari kertas origami. Untuk mata dan siripnya bisa dibentuk pakai spidol.

 

Sekarang mau ngomongin ikan dalam bentuk yang nyata. Jujur,saya tidak terlalu suka makan ikan. Salah satu alasannya karena ikan banyak durinya. Waktu kecil ketika makan ikan, durinya sempat nyangkut di tenggorokan dan susah banget mengeluarkannya. Kalo disuruh memilih menu makan siang hari ini, kayaknya saya lebih memilih makan ayam bakar atau bebek bakar. Duh,padahal Ibu Menteri KKP sudah sosialisasi betapa pentingnya banyak mengkonsumsi ikan.

 

Ibu Menteri yang satu ini hebat euy,cuma lulusan SMP tapi kepintarannya di atas rata rata. Sudah menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan di Indonesia. Sukses terus ya Bu Susi dan tolong kurangi konsumsi rokok.

 

Dari data SOFIA,produksi ikan di dunia pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar 196juta ton yang terdiri dari 52% berasal dari perikanan budaya dan 48% dari perikanan tangkap. Akronim SOFIA adalah The State of Word Fisheries and Aquaculture.

 

Berbicara tentang ikan pasti berhubungan dengan nelayan. Tepatnya pada tanggal 8 Januari 2018 beberapa nelayan  mengadakan demo di Jakarta dan kota lainnya di Indonesia. Demo mengenai pelarangan pemakaian cantrang pada saat menangkap ikan di laut. Mereka mengeluhkan pendapatan yang berkurang karena pelarangan pemakaian cantrang. Padahal pelarangan cantrang memiliki maksud yang baik yaitu untuk melindungi ekosistem di laut

 

Larangan penggunaan cantrang itu seharusnya berlaku sejak tahun 2015 namun diundur hingga akhir tahun 2017. Hingga kini pemerintah masih belum juga menentukan sikap. Kebijakan pelarangan cantrang diwujudkan lewat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 karena dianggap tidak ramah lingkungan.

 

Sejumlah nelayan sudah menyatakan penentangan larangan tersebut,khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa. KKP(Kementerian Kelautan dan Perikanan) berpendapat cantrang yang berdiameter hingga 2000meter dapat menyapu dasar lautan dan merusak karang sementara jaringnya dapat menangkap ikan ikan kecil,sehingga berpotensi merusak ekosistem laut di masa depan.

 

Kecuali cantrang tradisional yang belum dimodifikasi tergolong ramah lingkungan. Sedih kalau misalkan beberapa puluh tahun ke depan laut Indonesia benar benar rusak. Semoga hal tersebut tidak benar benar terjadi. Jadi pengen nyanyi sebuah lagu yang berjudul Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Lirik lagunya seperti ini:

Nenek moyangku seorang pelaut.

Gemar mengarungi luas samudera.

Menerjang ombak tiada takut

Menempuh badai sudah biasa

Angin bertiup layar terkembang

Ombak berdebur di tepi pantai

Pemuda berani bangkit sekarang

Ke laut kita beramai ramai

Foto Bersama

 

Acara ini inisiatif dari gurunya Jasmine dalam rangka hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November. Ada acara makan makan plus foto bersama. Sebenarnya sayapun lupa kalau tanggal 25 November adalah hari guru. Dapet reminder dari teman teman di grup WA. Akhirnya bagi bagi tugas,ada yang bawa nasi kuning,kue tart,ayam goreng,buah buahan dan lain lain.

 

Selamat yach,buat kalian yang berprofesi sebagai guru. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju. Walaupun saat ini peringkat pendidikan Indonesia hanya nomor lima di ASEAN dan nomor 108 di dunia.

 

Bahkan provinsi DKI Jakarta membutuhkan guru sebanyak 46.791 orang walaupun realisasinya hanya ada guru 29.736 orang. Sisanya memakai guru honorer. Hal tersebut dikarenakan banyaknya guru di provinsi DKI Jakarta yang pensiun dan harus diganti dengan guru baru.

 

Ngomongin gurunya Jasmine ternyata beliau teman saya sewaktu SD. Sebut saja namanya Bapak S. Jadi pada saat ambil raport,selesai membicarakan nilainya Jasmine akhirnya ngobrolin teman teman dimasa SD. Si Bapak S ini ternyata masih guru honorer. Istrinya guru juga,tapi ngajar di daerah Jakarta Selatan. Untungnya istri beliau sudah menjadi PNS. Jadi tidak perlu harap harap cemas kira kira kapan ya pengangkatan menjadi PNS.

 

Alhamdulillah,guru guru di Jakarta tidak bernasib seperti Umar Bakri(lagunya Iwan Fals). Kayaknya rata rata sudah sejahtera dengan ke sekolah bawa minimal Xenia atau Avanza. Tolong diralat kalau tulisan saya salah. Mengenai guru di daerah mungkin butuh perhatian lebih dari pemerintah,karena terkadang gaji bulanan telat datangnya.

 

Kebetulan di foto tersebut Jasmine foto paling belakang dengan pose memegang balon kuning.Disebelah kiri Jasmine namanya Sofia(bukan nama sebenarnya). Sofia ini mamanya sudah meninggal setahun yang lalu. Dia sering cerita ke Jasmine kalo dia pengen banget nyusul mamanya. Untung teman temannya sering kasih nasehat. Nasehat ala anak kecil. “Ih kamu….ga boleh begitu….ga boleh bilang pengen nyusul Mama. Dosa tau….” kira kira begitulah kalimat yang diucapkan Jasmine ke Sofia.

 

Sofia juga sering cerita mengenai mama tirinya. Mama tiri yang kebetulan hadir dirumah pada saat Sofia belum siap. Sabar ya nak,nanti suatu saat Sofia pasti bisa lebih akrab dengan mama tiri.

 

Disebelah kanan Jasmine namanya Vera,dia rengking satu di kelas. Paling tinggi di kelas sekaligus paling cerewet di kelas(menurut Jasmine). Sering berangkat sekolah bareng Jasmine,dan sering kirim WA ke Jasmine membicarakan tugas kelompok. Biasanya si Bapak S mengadakan mencongak sebelum pulang. Biasanya mengenai perkalian. Dan Jasmine ga pernah pulang cepat kalo mencongak soalnya matematik. Biasanya dia ada ditengah tengah,ga pulang pertama sekaligus ga pulang terakhir. Jasmine ga terlalu suka pelajaran matematik(mirip bapaknya).

 

Surat Cinta Untuk Jasmine

Jasmine,mungkin pada saat kamu baca ini, Mama sudah ga ada(astaghfirulalhazim). Enggak deng,becanda. Semoga kita bisa selalu bersama bertiga sampai nanti Mama punya cucu dari Jasmine(amin). Mama masih ingat saat itu hari Selasa 8tahun yang lalu. Tepatnya tgl 24Juni, ada di rumah bidan langganan. Bapakmu datang agak terlambat karena ada kerjaan kantor yang ga bisa ditinggal.

Berulangkali bu Bidan menanyakan apakah ada rasa sakit?? Tapi Mama jawab ga ada. Setelah 5jam bukaan ga nambah, bu Bidan memutuskan Mama harus cesar karena kamu sudah lewat 3hari dari duedate perkiraan dokter. Saat itu Mama masih bisa berpikir santai. Tapi malah nenek kamu yang nangis. Setengah jam kemudian kita sampai di rumah sakit Jatisampurna. Saat itu yang membantu proses persalinan dokter Setia Budi.

 

Setengah jam kemudian kamu keluar dari perut Mama dengan suara tangis yang kencang. Pantas saja kamu sulit keluar, ternyata terlilit tali pusar. Betapa bahagianya hati Mama saat itu, saat pertamakali menatap wajahmu. Mama seperti berada di surga karena menerima pemberian Tuhan dalam bentuk makhluk mungil yang sangat cantik.Seiring berjalannya waktu, kamu terus tumbuh besar. Kadang keras kepala,kadang penurut, kadang bisa cerita panjang lebar mengenai teman temanmu di kelas.

Maafkan Mama kalau tidak bisa selalu mengantar jemput kamu di sekolah. Maafkan Mama kalau pulang dari kantor ternyata sudah malam mendekati jam kamu tidur. Maafkan Mama kalau waktu 24jam tidak bisa selalu ada di samping kamu. Jasmine….Mama memang hanya mengandung kamu selama 9bulan. Tapi di sepanjang hidup Mama, semua cinta dan hati ini hanya untuk kamu. Doa Mama ga pernah putus buat Jasmine, semoga jadi orang sukses di dunia dan akhirat,amin.

Kan kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu(Jasmine). Lirik lagu tersebut Mama dengar pada saat lagi makan siang di kantor. Tepatnya lagu Lastchild. Lagu yang menginspirasi Mama untuk membuat tulisan ini. Kalau Mama harus mengulang hidup ini, Mama ga akan pernah menyesal. Karena Mama bersyukur Tuhan(Allah SWT) menitipkan kamu di hidup Mama…..always love you Jasmine………

 

 

Drama di Pagi Hari

Seperti biasa hari ini di pagi hari  nyiapin baju seragam Jasmine,dasi plus kaos kaki dan sepatu. Karena hari ini hari Rabu maka baju pramuka sudah siap di atas meja untuk dipakai. Tapi yang berbeda dibanding hari hari sebelumnya adalah Mas Dwi berangkat awal karena ada meeting pagi di kantor. Sementara Jasmine dah kebiasaan banget pake baju plus pake sepatu sama Bapaknya.

 

Setelah bapaknya pergi, Jasmine mandi lalu pake baju seragam sekolah. Sampai disini situasi masih aman terkendali. Setelah itu gantian gw yang mandi. Baru 5menit di kamar mandi Jasmine dah teriak “Mama cepetan mandinya, pakein aku sepatu.” “Iya sebentar.”buru buru gw jawab sambil menyelesaikan mandi singkat di pagi hari. Dah rapi pake kemeja dan nyisir rambut, lalu langsung pegang kakinya Jasmine yang lagi pake sepatu tapi tali sepatunya berantakan.

 

Kesalahan terbesar gw adalah ga pernah perhatiin bagaimana Mas Dwi mengikat tali sepatunya Jasmine. Maklum sekolah negeri punya pemerintah sepatunya harus sama semua. Sepatu yang talinya banyak plus kalo lagi buru buru suka bikin ribet. Menurut gw tali sepatu dah gw iket rapi tapi menurut Jasmine itu beda, bukan seperti Bapaknya bikin. Sampe sini gw dah mulai uring uringan tapi berusaha sabar sambil terus liat jam, takut telat sampe kantor.

 

 

Sekali,dua kali,tiga kali….bahkan sampai enam kali ganti model tali sepatu tetep aja gw dimarahin sama Jasmine, karena menurut dia model tali sepatu yang gw bikin ga sama seperti yang dibikin Bapaknya. Tiba tiba dia ngomong keras banget di depan muka gw,”Mama!!!!!!makanya kalo bikin tali sepatu aku yang bener!!!!!”  Entah setan darimana dateng, gw juga langsung ngebales omongannya sambil teriak,”Kamu tuh dibilangin ngeyel banget!!!!Itu tali sepatunya dah benerrr!!!”

Habis gw bentak seperti itu Jasmine langsung nangis kejer sesunggukan. Datanglah nyokap menjadi penengah diantara perang dingin kami berdua. Habis itu gw ke kamar trus nangis. Jasmine maafin Mama,belum bisa jadi ibu yang baik buat Jasmine,belum bisa punya rasa sabar yang banyak. Trus gw langsung nyebut istighfar berkali kali……..

 

Father&Daughter

IMG_21032015_105454(1)

Yang sebelah kiri namanya Mas Dwi, mantan pacar yang sekarang dah jadi suami. Yang sebelah kanan namanya Jasmine, hasil dari pernikahan kami. Mereka berdua kompak banget. Seperti tampak dalam gambar, mereka lagi masak. Masak ayam teriyaki plus tempe goreng. Dan gw sebagai seorang Mama, cukup mengawasi dari jauh,hehehe.

Terkadang iri dengan kemesraan mereka,hehehe,bukan iri sih,cuma kadang kalo bapaknya Jasmine peluk gw,Jasmine yang marah,hehehe. Semoga kebersamaan kami selalu ada sampai kapanpun,amin