Menuju Akhir Tahun

Beberapa hari lagi,saya akan ganti kalender. Tertera angka 2021 di kalender baru. Tahun 2020 adalah tahun yang luar biasa,dunia dihajar habis habisan oleh virus kecil namun mematikan bernama Covid 19. Ekonomi porak poranda,kematian tiba tiba dan drama lainnya yang mengiringi mewabahnya virus Corona. Tapi hidup harus terus berjalan,apapun yang terjadi. Tuhan pasti kasih jalan keluar dari setiap masalah.

Januari 2020

Ibu saya meninggal,diabetes bertahun tahun membuatnya menyerah. Tepatnya tanggal 25 Januari 2020(pas Imlek). Saya yakin,di sana Ibu sudah bahagia bersanding dengan almarhum bapak. Alfatihah selalu untuk beliau.

Februari 2020

Artis BCL berduka karena suaminya(Ashraf Sinclair) tiba tiba meninggal. Seharusnya ini tidak saya tulis,karena saya tidak kenal dekat dengan mereka. Gapapa lah,anggap saja saya fansnya BCL. Malam itu BCL masih bisa tertawa ngakak ketika menjadi juri Indonesian Idol. Tapi paginya berderai air mata ketika sang suami pergi untuk selamanya. Hidup memang paradoks,lima menit yang lalu kita tertawa lalu sedetik kemudian bersedih karena sesuatu hal yang membuat kita menangis.

Maret 2020.

Jokowi mengumumkan dua orang di Depok(Jabar) positif Covid 19. Dan sekarang sudah berapa yang meninggal?18000 orang.

April 2020

Pernah saya muat di salah satu postingan, jumlah positif Corona saat itu 1677orang. Saat itu ada rencana lockdown tapi tidak jadi, akhirnya PSBB.

Mei 2020

Hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 23 Mei 2020. Lebaran yang sepi,tidak boleh sholat Ied,tidak boleh mudik,tidak boleh bersalaman.

Juni 2020

Anak saya yang pertama ulang tahun pada tanggal 24 Juni 2020. Usianya sudah 12 tahun. Tingginya badannya cuma beda satu senti dengan saya. Sungguh,hidup terasa cepat berlalu. Rasanya baru kemarin saya mengantarnya ke sekolah TK.

Untuk bulan Juli-November 2020 saya skip saja karena tidak ada yang istimewa. Di bulan Desember 2020 ada Pilkada di Indonesia. Tepatnya tanggal 9 Desember 2020. Di Tangsel saya menjagokan Saras-Muhammad tapi ternyata yang menang Benyamin Davni-Pilar. Di Solo tentu saja yang menang Gibran Rakabuming Raka(putra Jokowi)dengan perolehan suara 87%,di Medan Bobby Nasution(menantu Jokowi)menang dengan perolehan suara 56%.

Apalagi yang terjadi di bulan Desember 2020? akhirnya Habib Rizieq Shihab menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Barusan saya lihat fotonya sedang diborgol di Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s