Adiknya Jasmine

Assalamualaikum teman teman apa kabar?Semoga selalu dalam keadaan baik,amin.Baru hari ini bisa posting lagi.

Jadi ceritanya pada hari Jum’at tanggal  26 Oktober 2018 saya melahirkan anak kedua berjenis kelamin laki laki,alhamdulillah.Dibantu oleh dokter Yun Wahyuningsih di sebuah rumah sakit di Jakarta Timur.

Sebenarnya HPL bayi diperkirakan tanggal 10 November tapi ternyata sidebay pengennya cepet keluar. Lahir melalui proses operasi caesar di siang hari jam 13.20

Kalau ditanya lebih sakit mana melahirkan anak pertama atau anak kedua?jawabnya lebih sakit anak kedua. Anak pertama caesar dan anak kedua sama saja caesar juga. Yang penting keduanya sehat wal’afiat,amin.

Bekas luka caesar yang kedua jauh lebih panjang ukurannya. Mungkin karena dua kali dibelek pisau jadi bekas lukanya lebih panjang. Tapi sehari setelah operasi saya sudah bisa posisi duduk sambil menyusui sekaligus bisa jalan pelan pelan,amin.

 

Waktu caesar yang pertama malah lebih manja karena setelah tiga hari baru bisa jalan. Hari pertama asi belum keluar tapi perintah suster harus tetap menyusui. Hari kedua asi sudah keluar tapi sedikit banget,kasihan si dedek bayi. Hari ketiga dah mulai banyak asinya dan setiap kali nenen kayaknya dedek bayi susah untuk dilepas. Mungkin karena bayi cowok makanya makannya banyak,nyusunya kuat.

Oh iya,anakku yang kedua ini diberi nama Dwi Farzan Sanjaya. Dwi supaya sama dengan nama bapaknya. Farzan artinya seseorang yang diutamakan. Sanjaya adalah nama raja Mataram. Semoga kelak jadi anak soleh yang membanggakan kedua orangtuanya,amin.

Sekarang Farzansudah berusia 5bulan. Sudah bisa tengkurap dan ngoceh ngoceh dengan bahasa yang ga jelas. Lucu dengar ocehannya yang sekilas mirip orang yang lagi ngomong “ao ao ao”.

Semakin lama asi yang keluar semakin sedikit akhirnya dicampur susu Lactogen1. Kasihan kalo Farzan sampai kekurangan cairan makanya dicampur sufor. Soalnya waktu umur satu bulan Farzan sempat diopname selama tiga hari karena sakit kuning. Bilurubin Farzan waktu itu ada di angka 17. Sementara bilurubin normal dari 0-12 makanya Farzan harus diopname pada saat itu.

Penyebab sakit kuning pada bayi biasanya karena kurang asi atau kurang dijemur. Kebetulan waktu itu bulan Oktober jadi matahari pagi kadang ga muncul. Yang muncul malah hujan,akhirnya Farzan kurang asupan sinar matahari pagi.

Alhamdulillah sekarang Farzan sehat terus. Dia seneng banget kalo diajak foto selfie sama kakak Jasmine. Handphone di rumah penuh dengan foto selfie mereka berdua. Gapapa deh mamanya ngalah ga usah foto selfie. Semoga kalian berdua selalu akur ya,dari kecil sampai besar nanti.

Oh iya,waktu itu dua minggu setelah operasi caesar di bekas jahitannya sempat keluar darah sedikit. Mungkin karena banyak aktifitas di rumah. Akhirnya balik lagi ke dokter Yun Wahyuningsih dan dikasih resep antibiotik yang banyak plus Bioplacenton. Alhamdulillah sampai sekarang ga ada keluhan apapun,bekas operasinya sudah kering dan bisa beraktifitas seperti biasa.

 

P_20190316_181638_1_p

 

 

Iklan

3 Tahun

Tak terasa saya sudah menempati rumah bernama WordPress selama tiga tahun. Sebenarnya sudah sejak tahun 2010 saya bikin blog,tapi masih pakai blogspot. Mulai di WordPress bulan Januari 2015. Saya ingat sekali waktu itu lagi gabut di kantor,teman di samping saya sibuk buka FB. Pengen buka FB saat itu tapi saya bosan.

Entah kenapa tiba tiba pengen bikin blog di WordPress. Sepertinya tampilan di WordPress cukup menarik. Awalnya saya hanya jadi silent reader. Lama lama mulai berani komentar di blog orang lain. Seru berasa punya teman di dunia nyata.

Dulu saya tidak pernah peduli kalimat yang saya tulis terdiri dari berapa kata di setiap postingan. Sekarang saya berusaha konsisten setiap postingan minimal 400kata. Selalu kagum dengan blogger blogger kondang yang tampillannya sampai di angka 5juta.

 

Terimakasih WordPress,karena kamu saya jadi kenal tulisan bagus milik Teteh Ida,Ikha,Fadel,Maya dan lainnya. Referensi musik saya jadi bertambah ketika baca blognya Mas Abdul. Thanks Mas Abdul Djalil. Vera blogger dari Blitar yang punya kesamaan dengan saya. Sama sama penyuka sepatu flat. Nuna blogger Kalimantan yang tulisan galaunya bikin saya terpesona(maaf Na). Asti blogger dari Sulawesi yang sekarang lebih suka hiatus. Eh,tapi kayaknya sekarang si Asti dah aktif lagi. Paling juga beberapa bulan ke depan hiatus lagi(maaf Ti). Geraldine yang sekarang dah jadi penganten baru,aku sering mampir di blog kamu Ge(maaf nama kamu kusebut).

 

Ada seseorang yang jarang komentar di blog saya,tapi sekalinya dia berkomentar membuat saya mengerutkan kening. Gaya berkomentarnya penuh analisa seperti seorang dosen membaca bab pertama skripsi seorang mahasiswa. Ketahuan banget orang ini pintar dan membuat saya sempat mampir beberapa kali di blognya.

 

Ada seseorang yang pernah komentar hanya dengan satu kalimat di blog saya,tapi mampu membuat saya ngakak guling guling. Ini pas saya lagi bikin postingan soal CELUP. Ada Kang Andri yang tidak bisa membedakan tulisan saya ikan dan iklan. Btw Kang,nanti kalau saya ke Cirebon pengen kopdar sama Kang Andri dan pengen nyobain nasi jamblang.

 

Dulu ketika saya SMA,rajin banget bikin tulisan di buku diary. Alasannya karena buku diary itu pemberian si pacar. Tapi ketika saya pindah rumah,buku diary itu ketinggalan. Pasti yang menemukan buku itu akan senyum sendiri baca tulisan galau saya ketika ABG. Saya masih ingat buku diary itu didominasi warna pink,merah marun dan putih. Kertasnya masih wangi ketika saya buka pertamakali. Buku diary pertama dari pacar pertama.

 

Postingan saya di WordPress baru sedikit(47post)dan 471komentar. Saya pernah hiatus lama jadi bukan tipe orang yang produktif. Semoga masih ada yang mau baca tulisan saya,tulisan seorang blogger cupu.

Ikan

Tiga hari yang lalu Jasmine mendapatkan tugas membuat ikan dari kertas origami. Tugas mata pelajaran SBK(Seni,Budaya dan Kerajinantangan). Dapat tugas hari Senin dan dikumpulkan hari Rabu. Begitu sampai rumah dia langsung buka Youtube dan lihat tata cara bagaimana membuat prakarya ikan dari kertas origami. Hasil pertama masih jelek,hasil kedua juga masih jelek,bentuknya tidak beraturan. Hasil yang ketiga sudah lumayan bagus walaupun tidak sempurna. Akhirnya ketika malam Bapaknya pulang kerja langsung disuruh bantuin bikin ikan dari kertas origami. Untuk mata dan siripnya bisa dibentuk pakai spidol.

 

Sekarang mau ngomongin ikan dalam bentuk yang nyata. Jujur,saya tidak terlalu suka makan ikan. Salah satu alasannya karena ikan banyak durinya. Waktu kecil ketika makan ikan, durinya sempat nyangkut di tenggorokan dan susah banget mengeluarkannya. Kalo disuruh memilih menu makan siang hari ini, kayaknya saya lebih memilih makan ayam bakar atau bebek bakar. Duh,padahal Ibu Menteri KKP sudah sosialisasi betapa pentingnya banyak mengkonsumsi ikan.

 

Ibu Menteri yang satu ini hebat euy,cuma lulusan SMP tapi kepintarannya di atas rata rata. Sudah menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan di Indonesia. Sukses terus ya Bu Susi dan tolong kurangi konsumsi rokok.

 

Dari data SOFIA,produksi ikan di dunia pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar 196juta ton yang terdiri dari 52% berasal dari perikanan budaya dan 48% dari perikanan tangkap. Akronim SOFIA adalah The State of Word Fisheries and Aquaculture.

 

Berbicara tentang ikan pasti berhubungan dengan nelayan. Tepatnya pada tanggal 8 Januari 2018 beberapa nelayan  mengadakan demo di Jakarta dan kota lainnya di Indonesia. Demo mengenai pelarangan pemakaian cantrang pada saat menangkap ikan di laut. Mereka mengeluhkan pendapatan yang berkurang karena pelarangan pemakaian cantrang. Padahal pelarangan cantrang memiliki maksud yang baik yaitu untuk melindungi ekosistem di laut

 

Larangan penggunaan cantrang itu seharusnya berlaku sejak tahun 2015 namun diundur hingga akhir tahun 2017. Hingga kini pemerintah masih belum juga menentukan sikap. Kebijakan pelarangan cantrang diwujudkan lewat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 karena dianggap tidak ramah lingkungan.

 

Sejumlah nelayan sudah menyatakan penentangan larangan tersebut,khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa. KKP(Kementerian Kelautan dan Perikanan) berpendapat cantrang yang berdiameter hingga 2000meter dapat menyapu dasar lautan dan merusak karang sementara jaringnya dapat menangkap ikan ikan kecil,sehingga berpotensi merusak ekosistem laut di masa depan.

 

Kecuali cantrang tradisional yang belum dimodifikasi tergolong ramah lingkungan. Sedih kalau misalkan beberapa puluh tahun ke depan laut Indonesia benar benar rusak. Semoga hal tersebut tidak benar benar terjadi. Jadi pengen nyanyi sebuah lagu yang berjudul Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Lirik lagunya seperti ini:

Nenek moyangku seorang pelaut.

Gemar mengarungi luas samudera.

Menerjang ombak tiada takut

Menempuh badai sudah biasa

Angin bertiup layar terkembang

Ombak berdebur di tepi pantai

Pemuda berani bangkit sekarang

Ke laut kita beramai ramai

Divorce

Sebenarnya saya agak takut dan ngeri bikin postingan seperti ini. Takut kejadian di kehidupan saya,semoga saja tidak. Dua teman SMA saya sudah bercerai,padahal usia pernikahan mereka tidak jauh beda dengan usia pernikahan saya.

 

Kasus pertama,perempuan berinisial E. Cantik,berpenampilan menarik dan memiliki pekerjaan tetap. Suaminya lulusan S2 tapi pengangguran. Di awal pernikahan,suaminya sempat bekerja tapi tidak pernah betah di suatu perusahaan. Sering berganti pekerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Maunya kerja gaji gede dan jabatan mentereng mentang mentang lulusan S2. Karena terlalu gengsi dengan tawaran kerja yang biasa biasa saja,akhirnya suami si E ini jadi pengangguran. Jadi benalu di kehidupan istrinya. Sekian tahun seperti itu akhirnya E mengambil langkah tegas,bercerai. Untungnya pada saat bercerai mereka belum memiliki anak,jadi tidak terlalu banyak drama yang terjadi. Setelah bercerai tampaknya si E ini jauh lebih bahagia kalau saya lihat dari postingannya di media sosial.

 

Kasus kedua,perempuan berinisial Z sudah memiliki dua orang anak berusia 8tahun dan 2tahun. Si Z ini tiga hari yang lalu kirim WA ke saya. Cerita panjang lebar di WA mengenai pernikahannya yang berantakan. Dia yang cerita,saya yang nangis. Ketika hamil anak kedua si Z ini memutuskan resign dari kantornya. Keputusan yang dia sesali akhirnya. Sekarang si Z sibuk jualan kue online dan tinggal bersama orangtuanya. Suaminya si Z selingkuh,dan selingkuhannya itu hamil. Sebenarnya suaminya tidak ingin bercerai tapi si Z kekeh mengajukan gugatan perceraian. Hari gini,siapa juga yang mau dipoligami?? Kecuali istri istri pak ustad yang satu itu. Saya tidak menyalahkan istri istrinya,tapi males banget sama postingan pak ustad mengenai poligami. Kesannya urusan selangkangan diumbar ke publik. Saya tahu,di Islam poligami diperbolehkan. Tapi ibarat pintu darurat di sebuah pesawat,hanya dilakukan pada saat “urgent”.

 

Sebenarnya perceraian si Z sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Saya baru tahu karena baru tukeran nomor WA di inbox FB tiga hari yang lalu. Ga tahu,tiba tiba aja si Z ini komentar di FB saya trus lanjut saya yang tanya kabar dia melalui inbox.

 

Sebelum menikah si Z ini pacaran tiga tahun dengan suaminya. Dulu saya sempat dikenalkan dengan calon suaminya. Bahkan ketika mereka menikah di Bandung saya sempatkan datang,padahal biasanya saya paling malas kalau disuruh kondangan ke luar kota.

 

Suaminya sosok yang sangat sopan ketika berbicara,sekian tahun menikah sepertinya mereka tidak pernah berantem hebat. Ini berdasarkan penuturan si Z. Tapi dibalik sikapnya yang sangat santun,ternyata dia tidak setia. Tega meninggalkan anak istri demi pelakor yang mungkin kwalitasnya tidak lebih baik dari istrinya.

 

 

Permen Karet

Adakah diantara kalian ketika kecil tidak pernah merasakan nikmat dan manisnya permen karet?kayaknya nggak ada deh. Masa kecil adalah masa yang paling tepat untuk merasakan berbagai jenis permen,dari mulai permen karet,permen yupi,permen kopiko dan berbagai jenis permen lainnya. Kalimat pembuka tentang permen karena ada hubungannya dengan si A dan si V yang sedang hangat dibicarakan di media online. Si A pernah berkata seperti ini”selingkuh itu seperti makan permen karet,terasa nikmat dan manis di awal tapi di akhir terasa hambar. Mau dibuang susah,lengket banget. Wkwkwk” Kalo ada yang bilang omongan adalah doa itu kejadian di hidupnya si A. Istrinya selingkuh,entahlah ini benar atau tidak saya ga mau bahas.

 

Kasihan sama anak anak mereka. Salah satu anak mereka bikin status seperti ini”having someone to love is FAMILY. Having somewhere to go is HOME. Having both is a BLESSING.” Kasihan baca statusnya,pasti dia lagi sedih menghadapi realita di kehidupannya. Sabar ya nak,badai pasti berlalu.

 

Kalo ada yang bilang selingkuh itu bikin hidup lebih hidup,yup betul. Kalo ada yang bilang selingkuh itu petualangan paling seru,yup betul. Kalo ada yang bilang selingkuh itu manis seperti permen karet,yup betul. Tapi lakukanlah sebelum menikah,kalo kejadiannya setelah menikah kasihan anak anak akan menjadi korban.

 

Saat ini orang yang paling dicari wartawan mungkin laki laki inisial JT. Beliau dapat julukan “good friend and good service.” Si JT hadir diantara si A dan si V. Dan kabarnya si JT dan si V pernah liburan bareng di Singapore. Dan menurut media online itu si JT adalah kader partai G. Kok ini berasa ada nuansa politik ya?entahlah.

 

Apa yang akan saya lakukan jika hal tersebut terjadi di kehidupan saya?entahlah mungkin saya akan terus bertanya,”pergi atau bertahan?pergi atau bertahan?pergi atau bertahan?”begitu aja terus pertanyaannya sampe saya pusing. Mudah mudahan hal seperti itu tidak akan pernah terjadi di kehidupan saya,amin.

 

Saya tidak ingin menyalahkan salahsatu pihak,pasti ada andil dua duanya sampai terjadi hal seperti itu. Entah suaminya yang terlalu sibuk atau istri yang pada awalnya cuma butuh teman curhat. Ga ada yang sempurna di dunia ini. Si A itu ganteng,tajir,pinter,terkenal punya jabatan kurang apalagi coba?walaupun sekarang sedang tersandung kasus hukum.

 

Keluar dari penjara masih banyak yang mau menampung dia jadi tokoh politik atau jabatan mentereng di perusahaan besar. Banyak penggemarnya dari kaum hawa yang akan selalu mendukungnya. Dan banyak penggemarnya yang nangis dengar berita ini. Berharap cuma sekedar berita hoax.

 

Saya bukan salah satu fans beliau tapi kasihan lihat anak anaknya yang ikut jadi korban. Semoga diberikan jalan keluar yang terbaik dari Sang Pemilik Kehidupan.

Mistis

Sumber:pixabay.com

Happy new year teman teman,semoga kalian selalu semangat menapaki hari demi hari di 2018. Maaf ucapannya telat. Ini kejadiannya kira kira setahun yang lalu. Saya baru pulang kerja kira kira jam sepuluh malam. Waktu itu situasinya sehabis turun hujan. Masih ada gerimis kecil yang tersisa.

 

Baru saja ingin membuka pagar rumah. Entah kenapa saya ingin menengok ke sebelah kiri. Jarak sepuluh meter dari pagar rumah memang ada lapangan kecil untuk main bola. Di pinggir lapangan itu ada beberapa pohon kelapa. Disalah satu pohon kelapa itu ada perempuan lagi duduk. Dalam hati saya bilang”ini orang ngapain malam malam ada dibawah pohon kelapa?bukannya tidur?”.

 

Perempuan itu duduk dengan posisi bersilang kaki. Memakai baju panjang warna hitam,rok panjang warna hitam dan kerudung warna hitam. Mukanya tertunduk ke bawah. Semakin lama saya semakin fokus menatap ke arahnya. Kayaknya ada sesuatu yang aneh. Tiga detik kemudian saya baru sadar dia bukan manusia. Melainkan makhluk halus berbaju hitam. Udara disekitar saya langsung berubah mencekam. Terasa ada hawa dingin yang aneh. Bulu kuduk di belakang leher langsung berdiri. Saya segera beristighfar. Tapi rasa takut terus menghantui. Segera saya buka pagar lalu lari ke dalam rumah.

 

Harusnya saya kasih judul”hantu di bawah pohon kelapa.” Tapi kayaknya kalo pake judul itu terlalu panjang. Jujur saja saya tidak punya indera ke enam yang bisa melihat hantu. Untung saja hantu itu tidak menampakkan wajahnya. Kalau dia berani menampakkan wajahnya mungkin saya bisa pingsan.

Mungkin saat itu hantunya lagi jail,jadi deh saya yang kena melihat penampakkannnya. Besoknya saya cerita ke Ibu saya mengenai kejadian semalam. Kata Ibu saya itu mungkin penampakkan si Ibu W yang pernah jadi korban kecelakaan. Ibu W ini pernah beberapa kali datang ke rumah semasa hidupnya. Karena dia teman Ibu saya di satu komunitas mengaji. Entahlah,bener apa nggak itu hantu namanya Ibu W,soalnya saya tidak sempat berkenalan.

 

Hikmah positif setelah saya berhasil melihat hantu adalah saya tidak terlalu takut berada sendirian di tempat gelap atau tempat yang sepi. Paling dalam hati saya bilang”assalammualaikum tolong jangan ganggu.” Biasanya mereka nurut tidak menampakkan dirinya. Dulu saya punya temen kantor namanya Mariska. Dia ini bisa melihat hantu. Dia bilang karena faktor keturunan. Setiap jalan sama dia kalo tiba tiba raut wajahnya berubah saya udah yakin banget ada hantu di sekitar kita. Nah,kalo misalkan kejadiannya hari ini baru deh besoknya saya tanya ke dia mengenai deskripsi si hantu. Macem macemlah dia ceritanya,dari mulai hantu muka merah,hantu tanpa kepala,hantu setinggi pohon kelapa.

 

Intinya kalo kita takut sama mereka maka mereka akan semakin berani dan jail. Itu kata Mariska. Makanya kita harus berani karena derajat manusia lebih tinggi dari mereka. Btw,pada saat nulis ini sebenarnya saya lagi kurang fit. Kata dokter sakit asam lambung plus diare,okedeh waktunya minum obat,udah dulu yaa.

 

CELUP

Sumber:google

Jujur saja,saat ini saya tidak memilili ide apapun untuk membuat postingan baru. Anggap saja ini postingan receh karena setiap hari saya meminum teh celup Sariwangi untuk menemani sarapan di pagi hari. CELUP yang saya maksud merupakan akronim Ceklek,Lapor dan Upload. Idenya berawal dari seorang mahasiswi berinisial N yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual,salah satu kampus swasta di Jawa Timur.

 

Kampanye celup digagas si N tersebut dengan alasan untuk tugas kuliah. Tapi banyak ditentang para netizen karena melanggar privasi seseorang dan UU ITE. Tagline”selamatkan ruang publik kita,pergoki mereka!laporkan kepada kami.”

 

Tapi ternyata si N terciduk upload foto mesra dengan pacarnya di ruang publik. Setting lokasinya di sebuah tempat wisata dengan background tenda kemah. Inikan berasa aneh,dia yang ngelarang orang bermesraan di tempat umum tapi dia sendiri melakukan. Beberapa saat setelah si N dihujat di sosmed,IGnya langsung hilang.

 

Pesan moralnya adalah marilah kita semua instrospeksi diri. Sebelum melarang seseorang berbuat ga bener,lebih baik kita ambil kaca trus berbicara ke diri sendiri”ini saya dah benar pa belum ya?.” Daripada akhirnya dihujat di sosmed dibilang munafik,ga tau diri trus dibilang suruh beli kaca kan jadi malu. Di luar negeri ambil foto seseorang tanpa izin bisa dianggap pidana.

 

Mungkin Indonesia bisa dianggap sudah darurat kepo. Contohnya kasus celup mencelup ini. Ditambah lagi seorang Ibu yang mengupload foto dua orang laki laki sedang berpelukan di tempat umum. Padahal mereka kakak adik yang sudah empat tahun tidak bertemu. Mereka bukan gay. Setelah kejadian itu si adik depresi lalu takut ke luar rumah. Ibu yang mengupload video itu sudah minta maaf,tapi tetap saja mental si adik dah terlanjur depresi sehingga takut keluar rumah.

 

Setelah dikonfirmasi oleh seorang wartawan,bahkan pihak kampus menyanggah ada kampanye Celup. Entahlah apakah ini murni inisiatif mahasiswi tersebut atau memang tugas kuliah. Memang sih risih melihat orang bermesraan di tempat umum. Tapi lebih baik ditegur baik baik daripada upload foto atau video trus disebarkan di sosmed. Indonesia memang masih menganut budaya Timur tapi alangkah baiknya menegur orang yang salah dengan cara yang baik.

 

Saya sendiri jujur pernah melihat sepasang kekasih berciuman di sebuah restoran. Kalau ciuman pipi sih masih wajar,lah ini ciuman bibir. Justru yang melihat merasa malu. Yang melakukan malah sepertinya biasa biasa saja tidak ada rasa bersalah. Astagfirulalhazim. Sebenarnya pengen negur tapi ga berani,cowoknya orang bule gitu badannya tinggi gede. Ceweknya orang Indonesia. Saat itu saya hanya berdua dengan Novi,teman saya.

 

Masalah celup mencelup mungkin masih ramai diperbincangkan di sosmed untuk dua hari ke depan. Semoga tidak adalagi kampanye seperti ini. Lebih baik ditegur dengan sopan daripada foto atau video diupload di sosmed.

Untuk Seseorang Yang Pernah Melahirkanku

Kita memang tidak pernah terlalu dekat Bu,bahkan kita jarang curhat satu sama lain. Bahkan ketika Bapak meninggal,aku lebih sering curhat ke Kakak. Kita dua pribadi yang sangat sangat berbeda. Ibu yang ekstrovert dan aku yang introvert. Ibu yang cerewet dan aku yang pendiam. Ibu yang supel dan aku yang susah akrab dengan orang baru.

 

Kenapa aku tulis ini Bu?karena hari ini adalah hari Ibu. Terimakasih sudah melahirkanku dan membesarkanku. Sekarang aku mengerti bagaimana susahnya menjadi seorang Ibu. Bagaimana susahnya menyuruh Jasmine belajar,bagaimana susahnya menyuruh Jasmine mengaji,bagaimana susahnya mengajarkan nilai nilai kebaikan di dalam hidup. Semua seperti dejavu,cuma bedanya kalau dulu kakiku disabet pake sapu lidi karena bolos mengaji,sekarang Jasmine yang harus dihukum karena bolos mengaji.

 

Tapi aku tidak ingin menerapkan hukuman fisik Bu. Itu akan meninggalkan jejak di hati. Bahkan sampai kini aku bisa mendeskripsikan dengan jelas bagaimana sakitnya sapu lidi menghajar kaki,jeweran di kuping dan suara keras ketika aku malas belajar. Cukup tidak usah dikasih uang jajan,tidak diperbolehkan pegang hp ketika aku menghukum Jasmine.

 

Ibu mungkin ga tau,setiap malam aku menangis sebelum tidur berharap dikasih mimpi sama Tuhan. Ya,mimpi yang sederhana bertemu almarhum Bapak. Untung saja kejadian tersebut hanya beberapa bulan. Entahlah kenapa seratus persen sifat Bapak ada di diriku,sehingga ketika Bapak meninggal aku seperti kehilangan arah. Limbung. Dari Ibu aku hanya mewarisi kulit putihnya.

 

Aku tahu Bu,sebesar apapun aku ingin membalas jasamu itu tidak akan pernah bisa. Dari almarhum Bapak aku tahu dulu Ibu hampir meninggal ketika melahirkanku. Perdarahan. Kasus ibu melahirkan yang menyeramkan buatku. Untungnya nyawa Ibu masih bisa diselamatkan,padahal sempat tidak sadarkan diri selama beberapa jam.

 

Aku selalu sayang Ibu,tapi dengan cara yang berbeda. Bukan dengan memberikan bunga atau ucapan “I love you.” Cukup menyebut namamu disetiap doaku dan transferan tiap bulan yang jumlahnya ala kadarnya. Maaf Bu,aku bukan tipe orang yang ekspresif. Jadi daripada aku bilang i love you Bu,lebih baik aku bikin tulisan ini.

 

Terimakasih Bu,sudah membesarkan empat orang anak perempuan di keluarga ini. Meskipun aku bontot,tolong jangan perlakukan aku seperti anak kecil lagi Bu. Aku sudah menikah dan memiliki anak,tapi mungkin saking sayangnya Ibu padaku Ibu masih menganggap aku gadis kecilnya. Dimasakin apapun yang aku suka,dibikinin kue yang aku suka,bahkan untuk mengambil keputusan penting sekalipun kadang Ibu masih sangsi padaku. Pliss Bu,aku sudah besar,jangan memperlakukanku seperti anak kecil lagi.

 

Ibu juga jangan bandel ya,karena sakit Diabet tidak akan bisa sembuh,itu kata dokter. Yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan supaya gula darah stabil. Aku tahu Ibu suka ngumpet makan yang manis manis. Hati hati Bu,nanti diomelin pak dokter. Sudah yah Bu,tulisannya sampai sini saja. Aku selalu sayang Ibu,setiap selesai sholat aku pasti mendoakan Ibu. Semoga Ibu sehat selalu.

Masa Masa Kuliah

Lagi pengen ngomongin beberapa tahun ke belakang pas lagi di kampus.

Dulu kerja sambil kuliah. Pagi sampai sore kerja dan sore sampai malam kuliah. Capek tapi senang menjalaninya. Senen sampai Jum’at sibuk di kantor dan di kampus. Sabtu dan Minggu biasanya jalan jalan sama pacar atau teman teman segeng. Karena hal tersebut Ibu saya sempat marah. Dia bilang saya menganggap rumah hanya sebagai tempat untuk numpang tidur.

 

Ibu:”Kamu tuh kalo libur seharusnya di rumah. Libur malah keluyuran mulu. Kamu pikir rumah ini cuma kost kostan?cuma buat numpang tidur.”

Saya:”Kalo teman teman ngajak jalan ga enak Bu kalo ditolak.”

Ibu:”Jadi kamu lebih mementingkan teman dibanding Ibu?”

Saya:”Nggak Bu.” Tapi obrolan selanjutnya tidak kulanjutkan. Aku tidak ingin berdebat. Kalau misalkan aku mengeluarkan satu kalimat pasti Ibu akan mengeluarkan seratus kalimat. Lebih baik aku segera masuk kamar lalu menutup pintu.

 

Di kampus aku punya teman namanya Rara(bukan nama sebenarnya). Rara ini cantik,supel dan anaknya jail. Rara sering curhat soal pacarnya dan keluarganya. Sebaliknya akupun kalau lagi ada masalah curhatnya ke Rara. Sekian tahun di kampus kayaknya Rara sempat lima atau enam kali ganti pacar. Player abisss.

 

Setiap Rara punya pacar baru pasti aku dikenalin.

Saya:”Ini pacar yang mana lagi Ra?”

Rara:”Ini yang baru Ami. Elu harus kenalan sama dia. Trus gw tunggu komentar dari elu kira kira ini orang layak atau nggak dijadikan calon suami.”

Saya:”Elu ga capek Ra? gonta ganti pacar?”

Rara:”Mumpung masih muda Mi,gapapa bandel. Nanti kalo udah nikah gw janji ga bakal bandel lagi.”

 

Seringnya kuliah malam membuat saya dan Rara lebih sering tidur di kelas dibanding mendengarkan dosen ngomong mengenai Akuntansi Biaya atau Akuntansi Keuangan. Sebenarnya tidak benar benar tidur tapi mata terasa seperti bohlam lima watt. Beda kalau mata kuliah Statistik. Mata kuliah Statistik bikin mata saya selalu melek ketika di kelas ditambah lagi dosennya ganteng(penting). Kayaknya berasa seru aja mengerjakan soal soal Statistik,banyak rumus rumus yang harus dipake. Ujiannya open book. Open book aja susah gimana kalau close book?

 

Di kampus ngegeng sebenarnya ada enam orang. Aku,Rara,Furi,Adit,Mita dan Nia. Adit satu satunya cowok di geng ini. Dan satu satunya yang belum menikah. Uda yang satu ini cowok fashionable. Iya,kadang kita yang cewek cewek panggil dia Uda karena dia dari Padang. Dia bilang dia lebih suka berteman sama cewek cewek dibanding berteman sama cowok. Si Adit ini pipinya cabby(tembem) tapi tetep ganteng. Jadi kalo kita yang cewek cewek lagi kesel sama dia,pasti pipinya dicubitin.

 

Diantara kita berenam cuma Rara yang anaknya tiga. Yang lainnya paling baru punya anak satu. Bahkan ada yang belum punya anak setelah sekian tahun menikah. Anaknya Rara tiga cowok semua,dan itu jaraknya cuma setahun antara anak pertama,anak kedua dan anak ketiga. Saya bisa membayangkan betapa repotnya Rara. Semoga dengan punya anak tiga kamu ga bandel lagi Ra. Salam sayang dari jauh Ra,dari temenmu ini yang pernah bandel bareng di kampus.

Sherenade

Grup vokal ini terdiri dari dua orang perempuan. Violinist bernama Azalea Charismatic. Dan pianistnya bernama Nadia Alifazuhri. Azalea lahir pada tanggal 17 September 1993. Dan Nadia lahir pada tanggal 23 November 1991. Kebetulan Nadia pernah kuliah di jurusan Psikologi Universitas Gunadarma Depok(Jawa Barat).

 

Cover lagu yang dibuat kali ini milik Virgoun judulnya Bukti. Entah kenapa saya lebih suka versi Sherenade dibanding versi Virgoun. Walaupun viewer Sherenade di Youtube baru mencapai 316.000orang. Sementara viewernya Virgoun sudah mencapai 71juta orang.

 

Nama Sherenade memiliki arti alunan musik yang indah. Ada kata She menunjukkan subjek perempuan. Sebagian liriknya sebagai berikut:

Memenangkan hatiku….

Bukanlah satu hal yang mudah

Kau berhasil membuat kutakbiasa hidup tanpamu

Menjaga cinta itu bukanlah suatu hal yang mudah

Namun tak sedetikpun

Tak pernah kau berpaling dariku

Beruntungnya aku dimiliki kamu

Kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati

Kau jadi harmoni saat kubernyanyi

Tentang terang dan gelapnya hidup ini

 

Azalea dan Nadia pernah ikut sekolah musik di Padang. Satu sekolah musik dan sering ikut lomba bareng. Beberapa tahun kemudian mereka bertemu di Jakarta lalu memiliki ide untuk mendirikan grup vokal.

 

Grup vokal yang berasal dari Depok(Jawa Barat)ini selain mengcover lagu Virgoun juga pernah mengcover lagu Raisa. Azalea pernah menjadi juara favorit Festival Musik Harris Kategori Electone tahun 2004.

 

Pernah menjadi topscore semifinalis Festival Biola Purwacaraka tahun 2016. Pernah menjadi juara 3 Lefkast International Folklore Festival di Yunani tahun 2013.

 

Lumayan banyak yang komentar di channel Youtubenya. Antara lain ada yang bilang “adem banget denger suaranya trus liat wajah cantiknya. Jadi pengen bawa ke KUA.”ini pasti komentar dari fans cowok.

 

Kayaknya jarang banget ada grup vokal cewek di Indonesia. Setelah duo Ratu yang sempat booming di Indonesia kayaknya ga ada lagi setelah itu. Pernah ada Mahadewi yang dibentuk oleh Ahmad Dani tapi hanya bertahan beberapa tahun saja.

 

Semoga Sherenade ini tidak hanya muncul sebentar lalu hilang beritanya. Semoga Azalea dan Nadia bisa bertahan lebih lama di industri musik Indonesia.

 

Kebetulan Sherenade berdiri pada tanggal 11 November 2013. Berarti usianya sudah 4tahun. Walaupun belum memiliki single lagu sendiri tapi sepertinya mereka sudah memiliki fans base yang loyal. Bahkan tawaran manggung offair lebih banyak dibanding onair.

 

Sekarang mau ngomongin Virgoun yang lagunya dicover sama Sherenade. Kalo ngomongin Virgoun berarti tidak lepas dari hitsnya yang meledak yaitu Surat Cinta Untuk Starla. Lagu ini di Youtube mencapai 160juta viewer. Luar biasa lebih dari setengah penduduk Indonesia.

 

Pantas saja dibuat versi film Surat Cinta Untuk Starla. Filmnya dibintangi Ricky Cuaca,Jefry Nichole dan satu lagi artis cewek saya lupa. Filmya akan launching pada tanggal 28 Desember 2017. Tungguin yaa.