Cawapres

Akhirnya resmi sudah bapak presiden Jokowi mengumumkan siapa cawapresnya untuk pemilu tahun 2019.Beliau seorang sosok relijius kelahiran 11 Maret 1943. Mantan Ketua MUI yang sangat dihormati sebagai kyai kharismatik. Pemilihan Kyai Haji Ma’ruf Amin memang sangat mengagetkan. Karena calon kuat saat itu adalah Ma’fud MD. Tapi di detik detik terakhir pengambilan keputusan Jokowi merubah keputusannya. Jokowi akan berperang di pemilu 2019. Wajar jika dia menyiapkan strategi perang demi pertempuran yang sangat sengit.

 

Jokowi yang lahir pada tanggal 21 Juni 1961 dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana dan jago strategi perang. Strategi untuk memenangkan pilpres 2019. Dengan terpilihnya Ma’ruf Amin sebagai Cawapres diharapkan kubu sebelah tidak lagi jualan “agama”. Saya masih ingat ketika pilpres 2014 Jokowi dibantai habis habisan oleh kubu sebelah karena identitasnya. Dibilang keturunan Cina,PKI dan tidak pro terhadap dunia Islam. Padahal dari lahir Jokowi sudah Islam. Menjalankan semua ajaran Islam dengan baik.

 

Memang sosok Kyai Haji Ma’ruf Amin tidak mewakili kaum milenial. Kalau ingin berbicara mengenai kaum milenial maka sosok Sandiaga Uno sangat tepat. Sandiaga yang lahir pada tanggal 28 Juni 1969 terlihat muda,ganteng dan sangat up todate mengenai perkembangan zaman saat ini.

 

Pilpres 2019 adalah dejavu pilpres 2014. Entahlah siapa yang akan menang,kita tunggu saja. Saya berharap para pendukung di sosmed tidak terlalu panas seperti pilpres 2014. Banyak berita hoax yang tersebar saat itu. Bahkan ada pertemanan yang menjadi renggang karena beda dukungan.

 

Sebenarnya saya berharap AHY menjadi cawapres Prabowo. Tapi ternyata pengajuan nama AHY ditolak oleh PKS dan PAN. Sementara untuk pilpres 2019 Prabowo sangat sangat membutuhkan suara dari PKS dan PAN. Dipilihlah Sandiaga Uno karena beliau dari Partai Gerindra.

 

Jendral yang lahir pada tanggal 17 Oktober 1951 ini masih sangat berambisi untuk mencapai kursi RI1. Partainya pada saat Pilgub DKI Jakarta bisa memenangkan Anis-Sandi. Tapi untuk Pilpres 2019 saya tidak terlalu yakin. Kita lihat saja visi misi apa yang akan dibawa kedua paslon untuk Pilpres 2019. Semoga saja Indonesia menjadi lebih baik,amin.

Iklan