Tebet Eco Park

Tebet Eco Park awalnya merupakan dua kawasan taman yang awalnya terpisah,Taman Tebet Utara dan Taman Tebet Selatan. Dan kini disatukan dengan jembatan yang diberi nama Infinity Link Bridge. Kita sebut saja jembatan Orange. Jembatan Orange ini lumayan instagrammable. Cocok buat foto foto. Diresmikan bulan April 2022 oleh Gubernur Anies Baswedan.

Buat kalian yang pengen kesini harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Disarankan bawa makan dan minum dari rumah karena didalam area saat itu belum ada yang berjualan. Dan pada saat hari Sabtu Minggu biasanya rame banget. Jadi harus ngantri naik Infinity Link Bridge. Lebih baik kalian datang kesini pada saat weekday.

Untuk akses kesana bisa naik Transjakarta,angkot Jacklingko atau KRL. Kalo saya pada saat berangkat naik mobil Gocar. Trus pulangnya naik angkot Jacklingko ke stasiun Kalibata. Nah dari stasiun Kalibata baru deh naik KRL ke arah Pasar Minggu.

Tebet Eco Park terkenal gara gara viral di Tiktok. Banyak seleb seleb tiktok yang ngeriview tempat ini. Dulu tempat ini namanya Taman Honda kalo sekarang berubah jadi Tebet Eco Park. Jadi buat kalian yang pengen healing sejenak,bolehlah mampir bersama kawan kawan ke tempat ini.

Hujan Jakarta

Minggu sore ini Jakarta diguyur hujan. Hujan dengan intensitas sedang. Sekarang pukul tiga sore lewat lima belas menit. Sebentar lagi adzan sholat Ashar berkumandang. Siap siap menghadap Sang Ilahi,mengadukan segala permasalahan hidup. Hidup yang kian hari kok rasanya semakin berat,tapi tetap harus dijalani dengan rasa syukur.

Sebenarnya nanti jam empat sore Farzan diundang ke rumah Arsyilla,tapi hujan masih terus turun dari langit. Jakarta basah,hati ini basah. Entahlah,datang atau tidak itu urusan nanti. Farzan belum terbangun dari tidur siangnya. Masih meringkuk di kasur dengan bantal guling Doraemon.

Dua hari lagi tepatnya tanggal 13 April 2021 umat muslim di Indonesia akan memasuki bulan Ramadhan. Selamat berpuasa saudara saudaraku sesama muslim. Tetaplah bersemangat menjalankan ibadah di bulan mulia.

Ramadhan kali ini ramadhan kedua tanpa Ibu. Ibu yang cerewet tapi aku merindukannya. Beberapa hari yang lalu aku bersama kakak sudah nyekar ke makamnya. Tabur bunga dan kirim Alfatihah. Hatiku basah mengingat kenangan tentangnya. Basah seperti tanah Jakarta saat ini. Sudah yaa aku mau sholat dulu.