Brigadir Joshua

Alkisah di sebuah negeri yang bernama negeri wakanda,terjadilah tembak menembak di rumah seorang Jendral. Lelaki tampan itu tewas dengan lima peluru bersarang di tubuhnya. Bahkan tulang di salah satu jari tangannya patah. Diduga beliau disiksa sebelum ditembak. Kejadiannya hari Jum’at tanggal 8 Juli 2022,tapi kenapa baru diungkap ke publik hari Senin tanggal 11 Juli 2022?

Sebut saja namanya Nofriansyah Joshua Hutabarat,lelaki lajang yang menjadi ajudan Jendral Ferdy Sambo. Joshua berdarah batak,tapi lahir dan besar di Jambi. Ibunya seorang guru dan ayahnya salahsatu pemilik kebun kelapa sawit di Jambi. Setelah lulus SMA Joshua langsung ikut tes di kepolisian. Diterima dan beberapa tahun kemudian pindah ke Jakarta karena menjadi ajudan Jendral Ferdy Sambo. Adiknya juga seorang polisi,yang bernama Mahareza Hutabarat,sekarang bertugas di Polda Jambi.

Karena kasus Joshua,sampai sampai Kapolres Jakarta Selatan dinonaktifkan.Kasus ini terlanjur di blow up media,jadi harus ada tersangkanya. Kemarin baru saja Kadiv Humas Polri mengumumkan bahwa Bharada Eliezer sebagai tersangka,pasti publik bertanya tanya kok tersangka hanya satu?Kok dalangnya tidak ditangkap?hanya Tuhan yang tahu jawabannya.

Ada yang bilang kasus ini berkaitan dengan perselingkuhan,pelecehan seksual atau jangan jangan Joshua mengetahui suatu kasus sehingga harus dibunuh?hanya Tuhan yang tahu jawabannya. Di sebuah rumah di Duren Tiga(Jakarta)kutitipkan sebuah tanya.